Suara.com - Bagi Fanny Ghassani, beberapa hari ini Jakarta lebih panas dari Labuan Bajo.
Hal tersebut disampaikan Fanny Ghassani lewat unggahan di Instagram pribadinya, @fannyghassani.
Dalam foto yang ia unggah, Fanny Ghassani terlihat tengah memperlihatkan wajahnya dalam balutan kain khas Labuan Bajo menutupi rambutnya.
Foto tersebut seakan menunjukkan betapa panasnya cuaca di Labuan Bajo.
"Kukira panas kemarin di Labuan Bajo karena memang lagi di pinggir pantai, nyampai Jakarta ternyata lebih panas lagi, padahal cuma di pinggir jalan," tulis Fanny Ghassani seperti dikutip dari keterangan foto di Instagram, Sabtu (26/10).
Unggahan tersebut pun mendapat banyak tanggapan dari pengguna Instagram yang lain.
@galfyu_: Jangan lupa pakai sun screen yaaa kakak Fanny.
@najibsanjaya: Kalau kayak gitu mirip orang Timur Tengah kak.
@edward_rully: Lagi keringatan lecek kena panasnya Jakarta saja masih glowing. Bagaimana kalau dandan.
Baca Juga: Selain Nia Ramadhani, 4 Artis Liburan di Labuan Bajo Ini Juga Curi Atensi
Sebelumnya juga diberitakan bahwa cuaca panas melanda Indonesia.
Masyarakat pun diimbau untuk tidak liburan ke pantai dulu.
"Menghindari daerah pantai, karena lebih panas dan terbuka, hindari ke luar ruangan lah ya," ujar Direktur Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan, dr. Imran Agus Nurali, Sp.KO di Gedung Kementerian Kesehatan, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (25/20/2019).
Jika terpaksa keluar dan kekeuh pergi ke pantai, dr. Imran menyarankan untuk tidak lupa memakai pelindung, seperti baju longgar yang tertutup, payung, dan sebagainya. Langkah ini mencegah matahari tidak mengenai kulit secara langsung dan menguras suhu tubuh.
"Keluar harus pakai pelindung, payung dan sebagainya agar tidak terpapar langsung. Di luar juga (banyak) debu-debu, (jadi) pakai masker," jelasnya.
Tapi kata dr. Imran, bukan berarti ia melarang untuk berlibur. Masyarakat tetap boleh berlibur selama tempat yang dituju banyak pepohonan dan membuat tubuh tidak terpapar matahari langsung. Sebagai contoh, tempat wisatanya yang disarankan seperti pegunungan, taman, hingga wisata alam.
"Modelnya tadi daerah wisata yang tidak terbuka, selama masih ada pohon nggak apa-apa, daerah pesisir pantai yang terbuka itu jangan, kan panas ya, misalkan sungai banyak pohon itu nggak apa-apa, sih," tuturnya.
Berita Terkait
-
Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
HIPMI Jakarta Selatan Gelar Miners 2026, Perkuat Kolaborasi Pengusaha Muda dan Investor
-
Warga Geram Tramadol Dijual Terang-terangan di Tanah Abang: 'Kayak Jual Kacang'
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien