Suara.com - Bukan dari Timur Tengah, Kain Mirip Cadar Ini Asli Budaya Lokal NTB
Jika kalian berpikir cadar dan khimar hanya asal negeri Timur Tengah, itu tidak sepenuhnya benar loh. Karena di Indonesia juga ada budaya yang membuat pakaian perempuan tertutup dan seperti menggunakan cadar.
Budaya itu bernama Rimpu sebuah busana yang menutup aurat para perempuan beragam Islam di Bima, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Rimpu sendiri terbagi menjadi dua jenis, yakni Rimpu Colo dan Rimpu Mpida.
Sama-sama menggunakan dua lapis sarung, perbedaan kedua rimpu ini ada pada siapa yang memakai. Rimpu colo dipakai oleh perempuan yang sudah menikah, sedangkan rimpu mpida dipakai mereka yang belum menikah alias perempuan yang masih lajang.
"Rimpu mpida diperagakan anak gadis, bagi remaja atau wanita yang belum menikah. Nanti bisa dilihat perbedaannya apa itu rimpu colo dan rimpu mpida. Rimpu mpida hanya terlihat matanya saja, mungkin akan seperti menggunakan cadar," ungkap Sumarni, Anggpta Yayasan Budaya Rimpu di Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (27/10/2019).
Budaya yang telah ada di Bima sejak ratusan tahun ini, mulai terkikis mengingat hadirnya hijab-hijab modern, sehingga budaya ala rimpu mulai di tinggalkan. Padahal budaya ini ada sejak zaman kerajaan atau tepatnya melalui hubungan kerajaan Bima dan Goa.
Uniknya lagi, tidak seperti hijab yang paling sedikitnya memakai satu pengait seperti peniti atau jarum pentul, rimpu ini benar-benar tidak membutuhkan pengait hanya bermodalkan lipatan. Mengingat bahan yang digunakan cenderung mudah dilipat.
"Ini dipakai tanpa satupun peniti atau jarum pentul. Jadi rimpu ini sehari-hari digunakan masyarakat di oleh masyarakat Bima Dompu, bagi kaum wanita, biasanya gunakan dua kain atas dan bawah," tutup Sumarni.
Baca Juga: Cantiknya Air Terjun Sadundu Pidu, Surga Tujuh Tingkat di NTB
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis