Suara.com - Bukan hanya kue keranjangnya saja yang terkenal lezat, rupanya Kota Tegal juga punya jajanan nikmat lainnya lho. Salah satunya yakni latopia.
Sekilas, tampilan dari latopia ini mirip dengan bakpia yang ada di Yogyakarta.
Latopia sendiri merupakan perpaduan antara kuliner Nusantara dan China yang memiliki cita rasa manis.
Lalu, apa bedanya latopia khas Tegal ini dengan bakpia yang ada di Yogyakarta ya?
Usut punya usut, ternyata latopia ini ukurannya lebih besar dari bakpia yang dijual di Yogyakarta.
Latopia sendiri terbuat dari campuran kacang hijau dan gula yang kemudian dibalut dengan tepung kemudian dipanggang.
Jajanan ini paling nikmat disantap selagi hangat sebagai kue pendamping minum teh atau kopi.
Bukan hanya kacang hijau saja, seiring berjalannya waktu, kini rasa latopia ini mulai beragam, mulai dari cokelat, susu, sampai dengan buah-buahan.
Latopia ini juga sering dijadikan oleh-oleh wisatawan karena harganya yang tergolong murah meriah.
Baca Juga: Bermalam di Pulau Tegal Mas, Maladewa dari Lampung, Segini Tarifnya
Umumnya, satu bugkus yang dijual di pusat oleh-oleh dan pasar tradisional ini berisi 10 buah latopia.
Satu bungkus latopia ini dibanderol mulai dari harga Rp 7 ribuan saja lho, cukup terjangkau bukan untuk dijadikan oleh-oleh?
Jadi tunggu apa lagi, jika Anda berkesempatan pergi ke Tegal, jangan lupa untuk membeli latopia ini ya.
Berita Terkait
-
Jembatan Bambu Dibongkar, Warga Tegal Alur Keluhkan Akses ke Pasar dan Sekolah
-
Harga Murah hingga Minim UPF, Masih Gengsi Makan di Warteg?
-
Siksa Istri Siri Pakai Air Keras dan Paksa Buat Sabu, Aiptu N Ditahan Propam Polda Jateng!
-
Lauk Ayam dan Usus Mulai Naik di Warteg, Kelas Menengah Mulai Kurangi Porsi
-
Link Live Streaming Persekat Tegal vs Persiba Balikpapan: Siapa yang Harus Turun Kasta?
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Tecno Pova 8 Pro 5G Resmi di Indonesia, Bawa Layar 144Hz dan Dual Chipset
-
HBD 2026 Menembus 4 Pulau, Sensasi Touring Lintas Generasi yang Tak Biasa
-
Antrean Panjang BBM di SPBU Pulau Sulawesi Tak Wajar
-
Sempat Melonjak Tajam, Serangan ISPA di Lampung Akibat Erupsi Anak Krakatau Akhirnya Melandai
-
Jangan Diklik! Misteri Aplikasi Teror dan Kematian dalam Novel Rahasia Ayu
-
Produk Lokal Tak Kalah Bagus dari Barang Impor, Mendag Sebut Masalahnya Pintar Jualan
-
Sarjito Resmi Jadi Kepala Eksekutif Pengawas BMKS, OJK Targetkan Bursa Beroperasi 1 Januari 2027
-
Feng Shui Meja Kerja Membelakangi Pintu, Benarkah Bikin Energi Kurang Baik?
-
Masker Jadi Barang Buruan, Harga Melonjak: Ada Ancaman Pidana bagi Pedagang Nakal?
-
Perbedaan Sunscreen Skintific dan Amaterasun, dari Tekstur hingga Tingkat Proteksi