Suara.com - Jadi Staf Khusus Presiden, Belva Devara Bagikan Tips Dapatkan Gelar Ganda
Direktur Utama sekaligus pendiri Ruangguru, Adamas Belva Syah Devara, resmi ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai Staf Khusus Presiden. Pengumuman itu dilakukan di beranda Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (12/11/2019).
Prestasi lelaki yang akrab disapa Belva ini memang tak main-main. Melansir laman jejaring professional, LinkedIn, Belva menjadi salah satu dari 30 pengusaha muda berusia di bawah 30 tahun paling berpengaruh di Asia versi majalah Forbes.
Selain itu, di usianya yang baru menginjak 29 tahun, ia telah memiliki gelar ganda dari pendidikan masternya di Stanford University dan Harvard University. Di Stanford, ia mengambil gelar master administrasi bisnis, sedangkan di Harvard mengambil gelar master administrasi publik.
Dalam Instagram pribadinya, @belvadevara, lelaki kelahiran 30 Mei 1990 ini kerap memberikan berbagai tips mengenai pendidikan yang sangat bermanfaat bagi generasi muda.
Salah satunya, mengenai tips untuk bisa mendapatkan gelar ganda dari dua universitas bergengsi di dunia seperti dirinya. Dalam tulisan berjudul, "Gimana caranya kuliah di Harvard dan Stanford sekaligus?," Belva menceritakan usahanya untuk bisa menempuh pendidikan di Amerika Serikat (AS) ini.
"Harvard dan Stanford itu letaknya ujung ke ujung Amerika. Satu ujung timur, satu lagi ujung barat. Lalu gimana kuliahnya?
Kuliahnya ganti2an per semester, bolak balik selama 3 tahun. Saya ambil tahun pertama di Stanford. Lalu tahun kedua semester pertama di Harvard, tahun kedua semester kedua di Stanford. Terakhir, tahun ketiga di Harvard. Kompleks ya? Intinya mesti pindahan rumah hampir tiap semester .," jelasnya dalam postingan yang ia unggah 7 September 2019 lalu.
Lebih lanjut, lelaki yang sempat magang di Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) pada 2011 ini juga menjabarkan bagaimana dirinya bisa diterima di dua universitas tersebut.
Ia mengatakan, terlebih dahulu kamu harus melamar ke kedua universitas tersebut secara terpisah. Jika diterima di dua kampus tersebut. kamu bisa mengajukan email lanjutan ke kedua universitas untuk menggabungkan program studinya.
Baca Juga: Kerja Paruh Waktu, 7 Staf Khusus Presiden Jokowi Dapat Gaji Rp 51 Juta
"Jadi yg tadinya masing2 2 tahun (jd 4 tahun total), bisa diperpendek jadi 3 tahun dengan diambil barengan," jelasnya.
Namun, yang perlu diingat, kata Belva, gelar ganda tidak tersedia di semua jurusan. Kombinasinya sudah ditentukan.
"Contoh saya ambil MBA (Bisnis) di Stanford dan MPA (Kebijakan Publik/Kepemerintahan) di Harvard karena sudah ada kerjasama di antara dua fakultas di dua universitas tersebut. Program lain misalnya gelar ganda hukum&bisnis, kedokteran&bisnis, dll. Selain Harvard dan Stanford, banyak universitas lain juga yg berpartisipasi contohnya Princeton, Pennsylvania, Yale, Dartmouth, dll. Harus dicek satu per satu di website tiap universitas, program apa yang ada gelar ganda," jelasnya lagi.
Namun, Belva berpesan, jika ingin tembus di kedua universitas tersebut, tentu persiapannya pun tak main-main. Sehingga sudah harus diniatkan sejak jauh-jauh hari.
Apalagi, semua yang dijalani Belva ia dapatkan dengan jalur beasiswa yang tidak mengeluarkan uang sama sekali. Wah sangat menginspirasi ya?
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar
-
Hormati Penyidikan KPK, Bupati Bogor Tegaskan Pelayanan Tetap 'Gas Terus' 100 Persen
-
Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan
-
Dapat Protein dan Serat, Menkes Budi Kasih Tips Makan Warteg yang Sehat dan Murah
-
Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan
-
Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah
-
Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington
-
Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita
-
Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar
-
Purbaya Siapkan Teknologi Canggih Baru Deteksi Cukai Rokok, Libatkan Perusahaan Asing