Suara.com - Menelang akhir tahun, Google kembali merilis daftar tahunan yang berisi rangkuman pencarian penggunanya sepanjang tahun 2019.
Lewat daftar tahunan ini, Google pun merilis tren topik pencarian di berbagai kategori untuk setiap negara. Salah satunya adalah Indonesia.
Dirangkum dari laman Think With Google, kali ini Suara.com akan mengajak travelers untuk mengintip tren traveling lewat '2019 Year in Search' Indonesia.
Dalam '2019 Year in Search', Indonesia disebut-sebut masih menjadi pasar online travel terbesar dengan pertumbuhan pesat di Asia Tenggara.
Tak hanya itu, travelers Indonesia juga cenderung mencari kenyamanan dan keamanan yang lebih baik saat bepergian. Hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah pencarian seputar lounge di bandara, reschedule tiket, dan asuransi.
Kemudian, hotel-hotel mewah yang menawarkan staycation pun mengalami kenaikan jumlah penelusuran sebanyak 3,4 kali.
Beberapa kata kunci yang dicari adalah hotel bintang empat, boutique hotel, dan suites.
Meski begitu, bukan berarti hotel-hotel murah terlupakan. Pencarian akan hotel murah di tempat wisata atau budget hotels dikabarkan tetap terjadi sepanjang tahun.
Sementara untuk aktivitas wisata, hal-hal yang berbau lokal dan juga menawarkan lokasi foto menarik ternyata banyak dicari.
Baca Juga: Unik, Perusahaan Ini Rilis Paket Traveling untuk Sembuhkan Patah Hati
Salah satu contohnya adalah pencarian seputar festival musik hingga jenis festival lainnya.
Beralih ke tujuan wisata, travelers tentunya masih ingat dengan kepopuleran Labuan Bajo di tahun 2019 ini.
Seolah menegaskan hal tersebut, Labuan Bajo pun menjadi salah satu kata kunci yang banyak dicari, ditemani Sumba dan Kalimantan.
Khusus untuk Labuan Bajo, destinasi wisata Pulau Padar dan Pink Beach berhasil memikat minat wisatawan. Sementara, travelers di Kalimantan banyak mencari soal Danau Kakaban, Gunung Muro, dan Taman Nasional.
Tak ketinggalan, Google juga merilis 10 besar destinasi domestik Indonesia dan destinasi internasional per kuartal pertama 2019.
Untuk destinasi domestik, ada 10 kota yang terdaftar yaitu Jakarta, Bali, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Malang, Bogor, Medan, dan Surakarta.
Sementara untuk destinasi internasional, warga Indonesia banyak melakukan pencarian tentang Singapura, Kuala Lumpur, Bangkok, Tokyo, Hongkong, New York, London, Paris, Seoul, dan Johor Bahru.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam