Suara.com - 5 Fakta Menarik tentang Yoshinoya, Nomor 2 Bikin Terkejut
Restoran waralaba asal Jepang, Yoshinoya, jadi perbincangan hangat di kalangan pecinta kuliner setelah beredar selembar kertas yang diunggah di media sosial yang memperlihatkan ketentuan pesta ulang tahun di Yoshinoya.
Selembar kertas yang viral di media sosial tersebut menunjukkan 10 aturan. Salah satu aturannya adalah kewajiban membawa sertifikat halal kue ulang tahun yang dibawa ke restorannya. Bila tak ada sertifikat halal, maka kue tersebut hanya digunakan untuk seremonial saja, tidak untuk dikonsumsi di restoran tersebut.
Aturan tersebut tentu saja mengundang beragam pendapat dan banyak orang jadi penasaran mengapa restoran cepat saji tersebut mengeluarkan aturan tersebut.
Ingin tahu lebih jauh tentang Yoshinoya dan fakta menariknya? Berikut ulasannya:
Dikenal sebagai 'wartegnya' Jepang
Di mana lagi bisa dapat makan murah, enak, cepat di Indonesia kalau bukan di Warung Tegal alias warteg.
Nah, Yoshinoya di Jepang adalah sebuah restoran gyudon dengan slogan "Enak, Murah, Cepat" yang dikenal sebagai rumah makan setara dengan warteg di Indonesia.
Slogan yang mencerminkan pentingnya pelanggan, layanan secara pribadi, kualitas makanan yang lezat dan dihidangkan dengan cepat, serta harga terjangkau membuat Yoshinoya populer di Jepang.
Baca Juga: Viral Wajibkan Kue Bersertifikat Halal, Yoshinoya Buka Suara
Tak heran bila di negara asalnya, Yoshinoya dikenal sebagai wartegnya Jepang. Julukan ini kerap dibahas pula oleh para blogger dan YouTuber Indonesia yang pernah singgah di Yoshinoya Jepang.
Awalnya berdiri di pasar ikan
Dikutip dari Wikipedia, rumah makan pertama Yoshinoya didirikan oleh Eikichi Matsuda pada tahun 1899 di pasar ikan Nihonbashi, Chuo-ku, Tokyo.
Rumah makan ini diberi nama Yoshinoya karena pendirinya, Eikichi Matsuda berasal dari Yoshino-cho, Osaka, dan 'ya' berarti rumah, ditambahkan di belakang nama toko.
Satu-satunya menu rumah makan ini adalah gyudon, semangkuk nasi dengan irisan tipis daging sapi yang dimasak dengan kecap asin dan gula.
Masuk ke Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan