Suara.com - Pembalut yang digunakan perempuan setiap bulannya, tak hanya menyumbang sampah, tapi juga berisiko mencemari lingkungan. Banyak pihak kemudian mulai mencoba meminimalkan penggunaan pembalut dengan berbagai produk inovasi terbaru.
Salah satunya adalah Sainsbury, supermarket Inggris ini yang baru saja meluncurkan koleksi celana dalam yang menawarkan alternatif ramah lingkungan dibandingkan tampon dan pembalut.
Koleksi baru berjudul Love Luna ini adalah bagian dari rangkaian kampanye dari supermarket tersebut. Celana dalam menstruasi ini dirancang dengan empat lapisan, yang dapat menyerap hingga 15 mililiter darah atau kira-kira setara dengan darah sebanyak tiga tampon penuh.
Bagi Anda yang mungkin membutuhkan produk yang lebih menyerap, ada juga rangkaian koleksi Lady Leaks yang dapat menampung hingga 30-40 mililiter darah.
Dalam hal desain, celana dalam ini dibuat dengan lapisan katun lembut, kain yang mudah menyerap dan memungkinkan bagian sensitif untuk lebih 'bernapas', sehingga membantu untuk mencegah infeksi jamur.
Pada bagian bawahnya ada lapisan penyerap dan lapisan anti air yang keduanya berbahan katun. Terlebih lagi, semua pakaian dalam ini memiliki perlindungan antibakteri dan anti-bau.
Celana dalam ini dijual dengan harga mulai dari 10 Pound sterling atau sekitar Rp 180 ribuan dan produknya hadir dalam berbagai model, seperti celana midi, celana olahraga, bikini, celana mini, hingga celana maternity.
Sainsbury juga mengklaim celana tersebut bertahan setidaknya 50 kali mencuci dan dapat dipakai hingga 24 jam setiap kali.
Ya, pemakaian yang panjang ini cukup bagus dalam hal ramah lingkungan. Ini berarti ada manfaat berkelanjutan yang signifikan dan membuat Anda lebih hemat. Sainsbury juga menyarankan agar produk tersebut dicuci dengan tangan untuk membantu mereka bertahan lebih lama. Kira-kira, kamu tertarik pakai celana dalam menstruasi ini selama 24 jam penuh?
Baca Juga: Ludes Diborong Penggemar, Model Ini Jual Celana Dalam Bekas Miliknya
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Zulhas: Anggota Dewan Hingga Menteri PAN Wajib Potong Gaji Sebulan Demi Rakyat NTT
-
Misbakhun Tegaskan SOKSI Siap Jadi Pendulang Suara Golkar di Pemilu Mendatang
-
Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?
-
Prabowo Copot M Nasir dari Sekda Aceh, Pemprov: Tak Ada Masalah Apa-apa
-
Epixlore Gelar Time Trial di Bandung Jelang BDG100 Ultra, Hadiah Utamanya Seekor Kambing
-
Sosok Sespri Prabowo, Rizky Irmansyah: Karier, Jabatan, dan Gaji
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan, Turnamen Sepak Bola di Kabupaten Tangerang Sukses Digelar
-
Pemprov DKI Kaji Usulan Penghapusan Jalur Sepeda di Jakarta
-
Rektor Unsoed Jadi Tersangka KPK, Kemdiktisaintek Tunjuk Ali Rokhman sebagai Plt
-
Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat