Suara.com - Memasuki musim hujan pada awal tahun 2020 ini, ada baiknya Anda mulai menyiapkan persediaan makanan di rumah. Apa lagi, jika rumah Anda berada di kawasan rawan banjir.
Umumnya di saat seperti ini, Anda akan mulai kesulitan membeli bahan-bahan hingga makanan. Oleh karenanya, disarankan saat musim hujan Anda sudah siap dengan persediaan makanan yang ada.
Sehingga Anda sudah tak perlu lagi untuk keluar mencari makanan saat hujan deras mengguyur. Nah, berikut Suara.com rangkum 5 persediaan makanan yang harus ada di lemari Anda saat musim hujan.
1. Makanan dalam kemasan kaleng
Karena terbilang cukup awet serta higienis, ada baiknya Anda menyimpan beberapa makanan dalam kemasan kaleng di rumah. Biasanya di supermarket tersedia sejumlah makanan dalam kemasan kaleng berupa ikan sarden, kornet hingga sayuran.
Sebagian besar ada yang bisa langsung disantap atau jika ingin rasanya lebih lezat lagi, Anda bisa memanaskannya terlebih dahulu.
2. Makanan kering
Makanan berupa lauk pauk kering juga tak kalah penting untuk dijadikan persediaan saat musim hujan tiba. Lauk kering ini bisa berupa abon sapi atau ayam, sambal kering tempe dan teri serta masih banyak lagi lainnya.
Lauk pauk kering ini dapat Anda jadikan makanan pendamping dengan nasi hangat.
Baca Juga: Begini Kiat Memilih Nutrisi Pengganti Makanan bagi Penderita Diabetes
3. Mi Instan
Nah, kalau yang satu ini sudah tak perlu ditanya lagi, Mi instan memang wajib tersedia di rumah terlebih saat musim hujan tiba.
Bukan tanpa alasan, selain harganya murah meriah, cara memasak mi instan ini cukup mudah dan rasanya relatif lezat. Jika tak ingin bosan, Anda bisa membuat beragam kreasi dari mi instan.
Atau mungkin Anda juga bisa melengkapi varian rasanya agar tidak cepat merasa bosan.
4. Telur
Memiliki cita rasa gurih dan mengenyangkan, telur sebaiknya juga Anda jadikan sebagai salah satu makanan yang wajib ada di rumah ketika musim hujan tiba.
Berita Terkait
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN
-
Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur
-
Pendangkalan Sungai Hambat Aktivitas Nelayan di Padang
-
Emisi Tersembunyi di Dapur: Mengapa Sampah Makanan Lebih Berbahaya dari Karbon Dioksida?
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
3 Kategori Usaha yang Tidak Didata di Sensus Ekonomi 2026, Apa Saja?
-
7 Sepatu New Balance yang Mengandung Kulit Babi, Cek Rinciannya Sebelum Membeli
-
Mengenal Beda Serum dan Ampoule, Tampak Sama tapi Fungsi Berbeda
-
Cara Mengisi Kuesioner Online Sensus Ekonomi 2026, Lengkap dengan Data yang Ditanyakan
-
2 Kulkas yang Tetap Dingin Saat Mati Listrik, Solusi Aman untuk ASIP hingga Usaha Frozen Food
-
Ciri-Ciri Petugas Sensus Ekonomi 2026 yang Asli, Wajib Tahu Sebelum Memberikan Data
-
Ditangkap Lagi, Ini Kontroversi 'VVIP' Richard Muljadi yang Sempat Joging Dikawal POM TNI
-
Siapa Sasaran Sensus Ekonomi 2026? Ini Daftar Lapangan Usaha yang Didata
-
Sensus Ekonomi 2026 untuk Apa? Ini Alasan Pemerintah Mendata Semua Jenis Usaha
-
Menghidupkan Kembali Taman Kota: Upaya Ayo ke Taman Ubah Cara Warga Memanfaatkan Ruang Publik