Suara.com - Pertumbuhan minat perjalanan wisata halal belakangan kian meningkat, dengan rata-rata kunjungan dilakukan bersama keluarga. Membahas tentang wisata halal, saat ini lingkupnya lebih luas karena tak selalu soal ibadah atau belajar sejarah agama.
Dikatakan oleh Cheriatna selaku Founder Cheria Halal Holiday, sejauh ini destinasi wisata halal yang banyak diincar adalah seputar Arab Saudi, Turki, dan wisata jejak nabi di Mesir, Aqso, dan Jordan.
Nah, untuk tahun 2020 ini, sepertinya akan ada satu destinasi baru yang menjadi incaran wisatawan, yaitu Uzbekistan yang masuk dalam daftar tujuan wisata halal 2020.
"Terbaru sepertinya akan masuk Uzbekistan. Negara pecahan Uni Soviet ini menyimpan sejarah Islam dan hubungan spesial dengan Indonesia. Letaknya juga berada di dua benua, yaitu Asia Tengah dan Eropa Timur, jadi cukup menarik untuk dikunjungi," ujar Cheriatna saat ditemui Suara.com beberapa waktu lalu di Jakarta.
Ia memaparkan bahwa Uzbekistan merupakan daerah asal perawi hadits terkenal, seperti Imam Bukhari dan Imam Tarmidzi. Di daerah yang mayoritas penduduknya Islam ini, makam Imam Bukhari justru sangat erat kaitannya dengan presiden pertama RI, Ir. Soekarno.
"Jadi, dulu, Soekarnolah yang meminta pemerintah Uni Soviet kala itu untuk menemukan makam Imam Bukhari. Berkat jasa Soekarno, makam itu dapat dilihat dan orang-orang Uzbekistan sangat merasa dekat dengan Soekarno dan Indonesia," bebernya.
Saat ini, makam tersebut menjadi salah satu tempat wisata yang banyak dikunjungi. Kawasan makam juga telah dipugar, dirawat, dan dijaga kebersihannya.
"Selain makam Imam Bukhari, Uzbekistan juga memiliki bangunan-bangunan indah. Negara ini memiliki eksotisme yang luar biasa. Padang pasir tanpa batas, deretan karavan unta, menara, makam dengan arsitektur oriental, serta pemandangan kota yang lekat dengan budaya Islam," imbuhnya.
Baca Juga: Wajib Coba! Paket Wisata Halal Paling Banyak Dicari Wisatawan Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan