Suara.com - Keinginan Pangeran Harry untuk tinggal di Kanada sepertinya tak bisa berjalan mulus. Ratu Elizabeth II bisa saja mengizinkan dia 'lolos' dari tugas kerajaan dan tinggal di Kanada, tapi apa pendapat warga Kanada sendiri?
Sebuah editorial keras tayang di koran Globe and Mail, media yang disegani di Toronto. Dalam tulisan itu, warga Kanada menyarankan perdana menteri mereka, Justin Trudeau bersikap tegas.
Hal ini berkaitan dengan 'harga diri' Kanada yang terancam tercoreng jika Pangeran Harry datang sebagai anggota kerajaan. Warga Kanada hanya akan memberi izin jika Pangeran Harry datang tanpa gelar.
"Ini bukan tentang putus dengan Kerajaan Inggris. Sebaliknya, ini tentang mempertahankan monarki Kanada yang unik dan sangat sukses," tulis Globe and Mail seperti yang dirangkum oleh Daily Star, Kamis (16/1/2020).
"Anda boleh mengunjungi, tetapi selama Anda adalah bangsawan senior, Kanada tidak dapat membiarkan Anda datang untuk tinggal," jelas pernyataan itu.
Argumen editorial ini bertumpu pada hubungan tradisional yang jauh antara Kerajaan Inggris dan Pemerintah Kanada.
Meskipun Ratu secara teknis adalah kepala negara Kanada, perjanjian menegaskan bahwa Kanada adalah mitra yang setara dengan Inggris.
Mereka khawatir hubungan yang sudah terbentuk ini akan kacau jika Pangeran Harry dan Meghan Markle pindah ke Kanada sebagai anggota kerajaan penuh waktu. Hal itu dianggap menyiratkan superioritas Inggris.
Baca Juga: Justin Trudeau Terciduk Gibahin Donald Trump dengan Petinggi Negara Lain
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Seminggu Gempa NTT: Warga Pelosok Hanya Terima Segelas Beras, Sebutir Telur, dan Mi Instan
-
Tak Perlu Bolak-balik Atur Volume, Huawei FreeClip 2 S Andalkan AI
-
Pasien Depresi di Gresik Dirudapaksa di Gubuk Sawah Berkedok Pengobatan Alternatif
-
Stok Bantuan Gempa NTT Masih 577 Ton, BNPB Siapkan Tambahan Distribusi Udara
-
Pakar UMY Ingatkan Risiko Salah Sasaran Bansos Jika Desil DTSEN Jadi Patokan Mutlak
-
Bukan Menolak Warga Pati, YLBHI Buka Suara soal Tak Izinkan Bermalam di Diponegoro 74
-
Kabut Asap Kepung Kubu Raya, Presiden Pranowo Tinjau Karhutla di Tengah Udara 'Sangat Tidak Sehat'
-
Persija Resmi Rekrut Alexander Jeremejeff, Shin Tae-yong Bisa Senyum Lebar
-
673 Hektare Lahan Way Kambas Hangus, Petugas Padamkan Api Hanya Berbekal Gepyok Kayu
-
Tidak Menyerah dengan Keadaan, Kisah Anak Penjual Bubur Raih Predikat Wisudawan Terbaik