Cara membuat:
1. Panaskan wajan, kemudian masukkan gula (200 gr) lalu karamel gula menjadi karamel (berwarna merah coklat), sekarang tambahkan daun pandan dan gula. Kemudian tambahkan 500 ml air.
2. Aduk sampai gula dicampur dengan karamel dan aroma pandan menyebar.
3. Tunggu sampai mendidih, lalu ambil gula dari wajan dan letakkan di mangkuk kemudian tunggu sampai dingin.
4. Panggang daun pisang sampai menjadi lunak (tidak terbakar). Kemudian potong daun pisang menjadi cetakan atau bentuk bulat dengan ukuran sesuai selera.
5. Masukkan daun pisang yang dipotong ke dalam cetakan atau kaleng. Bungkus bagian dalam kaleng sampai benar-benar tertutup (kaleng atau cetakan kue).
6. Masukkan 1kg tepung beras ketan ke dalam mangkuk, tambahkan 200 gr tepung sagu, sedikit garam di sekitar setengah sendok teh, lalu tambahkan 1300 ml gula karamel, lalu aduk bahan sampai tercampur sempurna.
7. Masukkan campuran kue ke dalam kaleng (bagian dalam ditutupi dengan daun pisang), Anda dapat memasukkan sekitar 500 gr (tergantung ukuran kaleng) campuran kue ke dalam kaleng. Kemudian masukkan kaleng ke dalam steamers dengan air mendidih di dalamnya, kemudian tutup menggunakan kain atau kain bersih (sehingga air tidak bisa masuk) kemudian tutup steamer.
8. Kukus selama kurang lebih 5 jam 25 menit.
Baca Juga: Favorit Ari Lasso, Ini Resep Rujak Soto Banyuwangi yang Bikin Ngiler
9. Matikan kompor, lalu keluarkan kalengnya.
Keluarkan kue dari kaleng, letakkan di atas piring, lalu bukalah daun pisang. Kue Karamel Cina atau Kue Keranjang Khas Imlek siap disajikan. Selamat mencoba.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan