Suara.com - Survei: Generasi Z Rela Habiskan Uang Untuk Perawatan Kecantikan
Biaya yang dihabiskan untuk perawatan kecantikan rupanya berbeda-beda tiap generasi. Bahkan, generasi Z yang saat ini berusia 13 sampai 22 tahun diketahui menghabiskan hampir seluruh uang yang mereka miliki untuk melakukan perawatan kecantikan.
Kesimpulan tersebut didapat dari hasil survei yang dilakukan oleh klinik kecantikan ZAP lewat laporan tahunan ZAP Beauty Index 2019.
Survei yang dilakukan terhadap 6.460 responden perempuan melalui metode online survey diketahui bahwa hampir seluruh perempuan Indonesia atau sekitar 45,4 persen telah menggunakan skin care sebelum usia 19 tahun. Bahkan satu dari empat perempuan Indonesia yang disurvei telah melakukan perawatan di klinik kecantikan sebelum berusia 19 tahun.
Lewat survei yang sama diketahui bahwa Generasi Z (lahiran 1995-2010) menggunakan seluruh pendapatan mereka untuk perawatan kecantikan.
"Generasi Z, uangnya habis begitu saja. Dikasih uang jajan, habis untuk beli make up," ucap Chief Operation MarkPlus Institute, Yosanova Savitry, di Jakarta, Selasa, (21/1/2020).
Di sisi lain, Generasi Y atau mereka yang lahir pada tahun 1981 sampai 1996, menghabiskan sekitar 30 persen pendapatannya pada perawatan kecantikan.
Survei tersebut membagi potret industri kecantikan dalam tiga generasi yaitu Generasi X (usia 45-65 tahun), Generasi Y (usia 23-44 Tahun) dan Generasi Z (usia 13-22 tahun).
Nova melanjutkan, media sosial memberikan pengaruh luar biasa pada Generasi Z yang dikenal aktif dan banyak menghabiskan waktu di dunia maya. Belum lagi kehadiran sosok beauty influencer yang banyak ditemukan di media sosial dan memberikan pengaruh terhadap persepsi tampilan visual yang baik. "Generasi Z sangat terpapar media sosial. Apa yang dilakukan influencer, pasti dilakukan," tambahnya.
Baca Juga: Dear Generasi Z, Ini Tips Kembangkan Minat dan Bakat dari Psikolog
Dalam mencari informasi dan memperbanyak referensi mengenai dunia kecantikan, perempuan Indonesia lebih memilih Instagram (77,2 persesn) sebagai referensi utama, disusul oleh YouTube (55,99 persen) dan beauty blogger dengan (42,39 persen).
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Beda Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki, Jangan Sampai Keliru Memilihnya
-
Concealer untuk Mata Panda Warna Apa? Ini Tips Memilih dan 5 Rekomendasinya
-
5 Jenis Pompa Air Sesuai Kedalaman Sumur, Ketahui agar Tidak Salah Beli
-
Apakah Pompa Air Boleh Nyala Terus? Ini Cara Merawat yang Benar agar Awet
-
4 Kipas Angin Hemat Listrik yang Sejuk dan Ramah Tagihan Bulanan, Andalan saat Cuaca Panas
-
7 Jersey Original Murah Piala Dunia 2026: Mulai Rp300 Ribuan, Asli Adidas dan Nike!
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal Cushion Empuk, Melindungi Lutut Pelari Big Size
-
3 Sunscreen di Bawah Rp20 Ribu dengan SPF Tinggi, Anti-Kantong Kering In This Economy
-
Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
-
3 Pilihan Sepatu Lari Brodo: Kualitas Jempolan, Cocok untuk Pemula hingga Profesional