Suara.com - 3.700 Orang Terjebak Bersama Pasien Virus Corona, Kapal Pesiar Dikarantina
Tidak ada yang bisa memilih berada kapan dan di mana saat musibah terjadi, hal ini pula yang terjadi pada penumpang kapal pesiar Jepang yang bernama Diamond Princess harus mengakhiri perjalanan 14 hari mereka dan dikarantina di lepas pantai Yokohama.
Dalam rangka menghalangi penyebaran virus corona, program karantina bagi mereka yang diduga terinfeksi pun dilaksanakan bermula setelah 1 awak penumpang diketahui positif virus corona.
Dihimpun Guideku dari laman CNN dan Japan Times, kapal pesiar Diamond Princess dikarantina, berikut 3.700 orang di dalamnya. Sementara, petugas medis melakukan pemeriksaan dari kamar ke kamar untuk mengecek kondisi penumpang.
Dari 31 orang yang menjalani tes, total ada 10 orang yang dinyatakan positif virus corona.
Sementara, hasil pemeriksaan dari ratusan sampel lainnya masih belum keluar.
Kapal pesiar Diamond Princess sendiri terinfeksi virus corona setelah penumpang berusia 80 tahun dari Hong Kong ditemukan mengalami pneumonia akibat virus tersebut.
Penumpang laki-laki ini pertama terbang dari Hong Kong ke Tokyo pada pertengahan Januari, kemudian naik kapal pesiar pada 20 Januari 2020. Pada tanggal 25 Januari 2020, pria tersebut turun di Hong Kong dan tak lama kemudian didiagnosa virus corona.
Karena alasan inilah, kapal pesiar Diamond Princess pun terpaksa dikarantina. Sementara, 273 penumpang yang melakukan kontak dengan pria asal Hong Kong tersebut diminta melakukan tes.
Baca Juga: Virus Corona: Migrant Care Minta Pemerintah RI Buka Posko Pelaporan
Pemerintah Jepang sendiri telah meminta seluruh penumpang dan kru untuk tinggal di kapal selama paling tidak 2 minggu lamanya.
Nantinya, kapal pesiar tersebut juga akan merapat ke dermaga untuk menyetok makanan dan kebutuhan lain para penumpang selama dikarantina. Wah, harus menunggu masa karantina untuk kembali ke darat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
3 Rekomendasi Genset 500 Watt yang Bisa Dipakai di Rumah, Solusi saat Pemadaman Listrik
-
Lebih dari Sekadar Pertandingan: Ketika Euforia Sepak Bola Menjadi Gaya Hidup Generasi Urban
-
5 Face Wash Anti-Aging untuk Kurangi Kerutan Usia 40 Tahun agar Wajah Tampak Muda
-
Ciri-Ciri Sunscreen Kedaluwarsa, Ini Risikonya kalau Tetap Dipakai
-
9 Penyebab Kulkas Berbunyi Dengung, Lengkap Panduan Rawat Elektronik Rumah Tangga
-
Berapa Suhu AC Ideal agar Tidak Boros Listrik? Ini Trik biar Tagihan Tetap Hemat
-
3 Serbuk Anti-Sumbat Saluran Air, Solusi Pipa Mampet Akibat Rambut
-
5 Air Cooler yang Dingin dan Hemat Listrik, Bikin Ruangan Sejuk Maksimal
-
3 Skincare Marina Bright Booster Harga Rp20 Ribuan, Pengguna Akui Ampuh Cerahkan Wajah
-
Gaji UMR Beli Sepatu Running Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik Versi Dokter Tirta