Lifestyle / Relationship
Jum'at, 07 Februari 2020 | 15:57 WIB

Zaman sekarang rekam jejak digital relatif mudah untuk ditelusuri, termasuk baik buruknya jasa wedding organizer.

3. Lihat review atau ulasan tentang wedding organizer

Ilustrasi cemas di depan laptop

Salah satu rekam jejak digital wedding organizer bisa dipantau lewat review atau ulasan orang-orang yang pernah menggunakan jasa wedding organizer tersebut.

4. Sesuaikan budget dengan konsep yang ditawarkan wedding organizer

Ilustrasi uang. (Shutterstock)

Pilih juga wedding organizer yang profilnya sesuai dengan budget.

Jika budget dan konsep pernikahan kamu cukup wah, sebaiknya pilih wedding organizer yang sudah berpengalaman.

5. Temui secara personal

Ilustrasi mengobrol bersama teman. [Shutterstock]

Tips memilih wedding organizer berikutnya adalah dengan langsung menemui secara personal.

Setelah dirasa cukup menggali informasi dari internet dan orang terdekat sudah, kini saatnya menemui wedding organizer secara personal.

Baca Juga: KemenPPPA Rilis Daerah Tertinggi Pernikahan Anak di Indonesia

Pada kesempatan ini, kamu dan pasangan bisa sembari melihat seberapa meyakinkan kantor dan karyawannya.

6. Cek profil wedding organizer

Ada wedding organizer yang sudah memiliki profil yang tinggi (high class), ada pula yang belum.

Dari sini, kamu dan pasangan bisa memprediksi seberapa mampu wedding organizer tersebut mengatur acaramu.

7. Tanyakan cara kerja wedding organizer

Ilustrasi kamera. (Pixabay/pexels)

Susun daftar pertanyaan yang akan kamu tanyakan kepada wedding organizer.

Salah satu yang paling krusial adalah cara kerja wedding organizer tersebut.

Misalnya dalam menangangi katering, dokumentasi, dan lain sebagainya.

8. Tanyakan portfolionya

Ilustrasi pernikahan. (Shutterstock)

Tanyakan pula hasil kerja atau proyek acara pernikahan yang pernah mereka tangani.

Jangan sampai 'membeli kucing dalam karung' ya!

9. Baca dengan seksama perjanjian kontraknya

Ilustrasi tanda tangan elektronik. [Shutterstock]

Kamu dan pasangan juga bisa konsultasi terkait perjanjian kontrak yang ditawarkan wedding organizer.

Termasuk di dalamnya antara lain tentang pembayaran, tentang katering yang sudah termasuk dalam paket atau belum, dan sebagainya.

10. Pastikan kamu dan pasangan sudah merasa cocok dengan Wedding Organizer tersebut

Ilustrasi pernikahan. (Unsplash/ Nathan Dumlao)

Mintalah pendapat pasangan terkait wedding organizer yang akan dipilih.

Pastikan kamu dan pasangan sudah sepakat ya, jangan sampai kamu dan pasangan malah beradu argumen lagi setelah kontrak sudah dibuat dengan pihak wedding organizer yang dipilih.

Itulah tips memilih wedding organizer, agar kamu terhindar dari WO penipu!

Load More