Suara.com - Influencer TikTok Bisa Dibayar Miliaran Rupiah Sekali Posting, Minat?
Menjadi influencer media sosial zaman sekarang memiliki nilai tambah tersendiri. Selain bisa melakukan hobi dan kegemaran secara bebas, pemasukan yang didapat pun dijamin tidak sedikit.
Lalu, influencer media sosial mana yang paling mahal dibayar? Bukan Instagram atau Twitter, pakar menyebut TikTok adalah media sosial dengan estimasi bayaran tertinggi. Benarkah?
James Whatley, pakar marketing dari agensi Digitas UK, mengatakan perubahan industri membuat perusahaan tak lagi jor-joran beriklan di media tradisional seperti televisi atau papan iklan. Hal ini menurutnya bisa dilihat dari pengguna media sosial yang kini semakin bertambah tiap tahun.
"Setiap tahun akan ada platform baru yang membuat klien memberikan dana. Tahun lalu ada Instagram, dan sebelumnya ada Snapchat. 2020 Adalah tahunnya TikTok," tutur Whatley, dilansir The Guardian.
Morning Consult, lembaga periklanan lainnya dari Inggris, menyebut influencer TikTok papan atas seperti Aashika Bhatia dan Loren Gray bisa meraup hingga Rp 60 ribu perpengikut yang mereka punya, untuk satu postingan. Jika jumlah pengikut mencapai satu juta orang, estimasi pendapatan dari postingan itu saja mencapai Rp 60 miliar.
Belum lagi jika influencer tersebut melakukan kontrak eksklusif dari suatu merk, yang memiliki nilai lebih tinggi lagi. Tidak heran, para influencer di TikTok pun kini semakin banyak dan semakin kreatif.
Evan Spigel, founder Snapchat mengatakan TikTok berbeda dengan Instagram yang sangat mementingkan pengaruh. Jika Anda adalah seorang model atau artis, maka Anda kemungkinan besar sukses mendapatkan pemasukan dari iklan di Instagram.
Ia bahkan menilai popularitas TikTok bisa mengalahkan Instagram dalam waktu dekat. Sebab, pengguna aktif TikTok saat ini sudah lebih dari satu miliar orang.
Baca Juga: Heboh Tantangan Skull Breaker di TikTok, Pakar Peringatkan Risikonya!
"TikTok berbeda, karena Anda dinilai berdasarkan talenta Anda untuk bernyanyi, berjoget, atau melawak. TikTok adalah media yang dibuat untuk menghibur orang lain," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Kemelekatan Adalah Derita
-
Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah
-
Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun
-
Berawal dari Teller, Ketangguhan Mantri BRI Ini Menginspirasi Warga Toraja Utara
-
Soal Ucapan 'Londo Ireng', PDIP: Kritik Tak Boleh Dibungkam!
-
Situasi Jalan Tambak Berangsur Kondusif, Penyebab Bentrokan Masih Diselidiki
-
Nonton Timnas di Pakansari Besok? Simak Skema Pengalihan Lalu Lintas Polres Bogor
-
Wamentrans Andalkan Tim Ekspedisi Patriot Bangun Pusat Ekonomi Baru di Kawasan Transmigrasi
-
Persija Jakarta Tetap Dukung Shin Tae-yong di Tengah Sanksi KFA
-
Kaesang Incar Suara Jateng untuk PSI, Ganjar: Orang Nyalon Kok Nantang