Suara.com - Kebijakan travel ban atau larangan kunjungan dari negara-negara yang terdampak virus corona Covid-19 berdampak besar pada sektor pariwisata Tanah Air. Hal tersebut membuat jumlah wisatawan mancanegara atau wisman juga mengalami penurunan, khususnya wisatawan dari China.
Beberapa destinasi wisata merasakan imbasnya dengan berkurangnya jumlah wisman yang berkunjung dan membuat destinasi tersebut menjadi sepi. Dirangkum suara.com dari berbagai sumber, berikut tiga destinasi terdampak telak wabah virus corona Covid-19.
1. Yogyakarta
Beberapa objek wisata di Yogyakarta mengalami penurunan drastis jumlah kunjungan wisatawan. Salah satunya adalah Pantai Timang, Yogyakarta. Kondisi ini tak lepas dari merebaknya kasus virus corona yang terjadi di Asia, khususnya China.
Wasiman, pelaku wisata di Pantai Timang, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, mengatakan bahwa jumlah kunjungan wisatawan mancanegara rata-rata per hari mencapai 600 hingga 700 orang. Namun sejak ramai kasus virus corona, jumlah kunjungan anjlok hingga 50 persen.
"Penurunan kunjungan wisatawan mancanagera lebih dari 50 persen. Biro perjalanan banyak yang membatalkan agenda kunjungan. Kami hanya berharap kasus virus corona dapat ditangani, dan geliat wisata kembali pulih," kata Wasiman di Gunungkidul, Selasa (18/2/2020) seperti yang Suara.com lansir dari Antara.
Ia mengatakan, wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Pantai Timang berasal dari Malaysia, Korea, China, dan kawasan Asia lainnya. Mereka ingin mencoba gondola dan jembatan ke pulau karang. Selain itu, kawasan Pantai Timang juga terkenal dengan olahan lobsternya.
"Saat ini yang datang sebagian dari Melayu atau Malaysia," tutup Wasiman.
2. Bandung
Baca Juga: Sebelum Dibawa ke Pulau Sebaru, Ridwan Kamil Mau Temui WNI Diamond Princess
Tempat wisatawa di Bandung juga merasakan imbas wabah corona Covid-19 salah satuynya kawasan Glamping Lake Side, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung.
Menurut GM Glamping Lake Side, Endang Suherman, objek wisata Glamping Lake Side banyak diminati oleh wisatawan mancanegara khususnya Tiongkok dan Singapura.
Adanya wabah corona menyebabkan kunjungan wisatawan menurun sampai 30 persen, seperti dikutip AyoBandung.com--jaringan Suara.com. "Sejak ada corona, wisatawan mancanegara turun 15 persen. Sebagian besarnya dari Tiongkok," tutur Endang, Selasa (25/2/2020).
Rata-rata setiap bulan sekitar 6.000 wisatawan asal Tiongkok mengunjungi objek wisata yang terkenal dengan restoran kapal pinisi tersebut. Namun, saat ini kunjungan wisatawan dari negeri tirai bambu berkurang 50 persen.
"Memang wisatawan mancanegara yang ke sini kebanyakan dari Tiongkok. Setelah ada corona otomatis terjadi penurunan, kan ada pembatasan juga kunjungan dari sana ke Indonesia," ujarnya.
"Total penurunan keseluruhan, antara dampak corona dengan cuaca, mencapai 30 persen," tutup Endang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan