Suara.com - Sebagai tempat untuk berlindung, rumah memiliki peranan yang sangat penting. Berkat adanya rumah, setiap manusia bisa tidur, beristirahat, dan bersantai dengan tenang dan nyaman. Namun, kenyamanan tersebut akan lenyap seiring waktu jika rumah tidak dibersihkan atau dibiarkan begitu saja sehingga menjadi kotor dan berantakan.
Oleh karena itu, rumah harus dibersihkan secara rutin, terutama pada saat-saat ini di mana terdapat wabah virus corona Covid-19 yang penyebarannya semakin meluas di berbagai daerah. Virus yang sangat berisiko terhadap kesehatan ini dapat menempel di mana saja, termasuk pada setiap permukaan benda yang ada di rumah. Salah satu cara untuk menyingkirkannya adalah dengan membersihkan setiap permukaan benda tersebut secara berkala.
Di bawah ini, Dekoruma membahas lima alasan mengapa rumah harus sering dibersihkan.
1. Mengurangi Tingkat Stres
Pada dasarnya, tinggal di rumah yang kotor dan berantakan dapat membuat pikiran jadi stres karena mata tidak bisa terhindar dari barang-barang yang menumpuk dan tersebar di mana-mana.
Begitu pula sebaliknya, jika rumah lebih sering dibersihkan, tentunya rumah akan lebih rapi dan bersih. Anda pun akan lebih senang dan merasa nyaman saat melihat keadaan rumah tersebut.
2. Mengurangi Kemungkinan Alergi dan Asma
Debu merupakan salah satu pemicu alergi dan membahayakan saluran pernapasan, seperti asma. Inilah yang menjadi alasan mengapa Anda harus lebih sering membersihkan rumah. Lingkungan rumah yang bersih dan bebas dari debu serta kotoran dapat meminimalisir kemungkinan Anda dan keluarga mengalami alergi dan asma.
Untuk menyingkirkan debu dan kotoran, Anda dapat membersihkannya menggunakan vacuum cleaner, mulai dari area kamar tidur, ruang tamu, hingga garasi rumah. Pastikan juga untuk membersihkan debu pada bagian-bagian yang tersembunyi, seperti di karpet atau sela-sela dudukan sofa.
3. Meminimalkan Penyebaran Bakteri dan Virus
Tak hanya debu, bakteri dan virus pun dapat lenyap jika rumah lebih sering dibersihkan, tak terkecuali virus corona. Tempat yang biasanya paling banyak terdapat bakteri adalah area yang lembap, seperti di kamar mandi, dekat wastafel, dapur, atau ruangan yang tingkat kelembapannya tinggi. Bersihkan tempat-tempat tersebut secara lebih ekstra. Selain itu, Anda bisa menggunakan alat pengatur kelembapan suhu udara, seperti air humidifier atau membuka jendela rumah pada siang hari.
Baca Juga: Baik untuk Tubuh dan Pikiran, Yuk Coba Membersihkan Rumah Ala Marie Kondo
4. Memberikan Kenyamanan Lebih
Membersihkan rumah berarti juga membuat tampilan rumah jadi lebih baik dan rapi. Dengan demikian, Anda akan selalu merasa nyaman dan betah di dalam rumah yang bersih. Tentunya kenyamanan ini harus selalu dipertahankan dengan membersihkan rumah secara rutin. Tak hanya itu saja, melalui tampilan rumah yang bersih dan rapi, Anda jadi tidak perlu panik jika ada tamu yang datang mendadak.
5. Memperpanjang Usia Material Rumah
Beberapa material bangunan atau furnitur di dalam rumah akan lebih tahan lama dan terlihat seperti baru jika Anda selalu menjaga kebersihannya. Sebagai contoh, perabot kayu yang dibersihkan secara rutin tidak akan mudah dimakan rayap. Anda pun bisa langsung melihat keberadaan rayap secara jelas. Besi yang rajin dibersihkan tidak akan mudah berkarat.
Selain kelima alasan di atas, sering membersihkan rumah juga akan memberikan kepuasan tersendiri yang dapat meningkatkan mood. Mengingat adanya wabah virus corona Covid-19, jangan lupa untuk membersihkan rumah lebih ekstra dan rutin menyemprotkan disinfektan ke seluruh ruangan agar terhindar dari penyakit!
Artikel terkait:
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
-
Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi
-
Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
Terkini
-
Pertama di Indonesia, Restoran Cepat Saji Gelar Open House Lebaran di 10 Kota
-
Ancaman Banjir dan Longsor, Eiger Adventure Land Angkat 6 Ton Sampah di Puncak
-
6 Rekomendasi Sepatu Lari Hoka selain Clifton untuk Long Run dan Race
-
4 Rekomendasi Sunscreen Facetology untuk Mencerahkan Sesuai Jenis Kulit
-
Biaya Pasang Panel Surya 900 Watt di Rumah Terbaru 2026, Lebih Hemat dan Ramah Lingkungan
-
Berapa Harga APAR? Heboh Petugas SPBU Ogah Padamkan Motor Terbakar, Sebut APAR Mahal
-
Masih Bingung Urutan Skincare? Ini 5 Langkah Pagi Hari dan Jeda Waktu Ideal yang Wajib Pemula Tahu
-
Buttonscarves Gandeng Alexandra Lapp, Hadirkan Koleksi Syal Sutra dan Tas Kulit dengan Gaya Klasik
-
Saat Telur Jadi Harta Karun: Cara Sederhana Menghidupkan Momen Paskah Sambil Kulineran di Sini
-
5 Sepatu Lari Ortuseight Ternyaman Selain Hyperfuse 3.0 untuk Daily Run