Suara.com - Sebagai tempat mengolah beragam bahan makanan menjadi hidangan bagi keluarga, dapur seringkali menjadi tempat tersibuk di rumah. Hasilnya, ada begitu banyak bahan makanan dalam berbagai bentuk, baik padat maupun cair, serta sampah yang dihasilkan dari proses pengolahan makanan. Belum lagi insiden-insiden yang terkadang terjadi, seperti makanan atau minuman tumpah, bahan makanan yang basi, atau masakan yang gosong akibat tidak hati-hati.
Karenanya, membersihkan dapur secara rutin sudah menjadi kewajiban bagi penghuni rumah yang memakainya. Namun, bila tidak cermat dalam membersihkan dapur, satu masalah yang bisa timbul adalah timbulnya bau tidak sedap.
Membersihkan dapur sendiri juga sedikit rumit. Dengan adanya bahan-bahan makanan yang dikonsumsi manusia, alat-alat makan, dan peralatan masak yang digunakan untuk mengolah bahan-bahan tersebut, penggunaan bahan kimia yang terlalu banyak juga bisa berbahaya.
Ikuti lima cara menjaga kebersihan dapur dari Dekoruma di bawah ini yang bisa mencegah bau tidak sedap hinggap di dapur.
1. Jangan Biarkan Sampah Menumpuk
Langkah pertama hanya memerlukan kedisiplinan. Jangan membiasakan menumpuk sampah sampai berhari-hari, terlebih dengan banyaknya sampah organik dari bahan masakan atau sisa makanan yang mudah sekali busuk. Bila ditunda, bau busuk dari sampah akan sangat mengganggu. Belum lagi risiko bakteri yang bisa menempel di peralatan masak atau makanan di dapur.
Untuk itu, buatlah jadwal untuk membuang sampah setiap harinya. Tidak perlu menunggu penuh dan buanglah secara rutin. Misalnya di malam hari setelah makan malam atau sebelum tidur.
2. Langsung Mencuci Piring dan Peralatan Masak
Jangan pernah menumpuk piring, peralatan makan, dan peralatan masak yang kotor di bak cuci. Diperparah dengan sisa-sisa makanan yang tidak dibuang dan kondisi yang lembap, sisa makanan akan membusuk dengan cepat dan menimbulkan aroma busuk yang tidak sedap dan mengundang lalat dan kecoa. Oleh karenanya, Anda harus langsung mencuci piring setiap selesai memasak dan makan.
Baca Juga: Ketahui 5 Bagian Penting Kitchen Set Sebelum Membelinya
3. Buang Makanan Basi dan Kedaluwarsa
Tanpa disadari, karena bahan makanan yang bertumpuk banyak, ada makanan-makanan yang kedaluwarsa di kulkas atau kabinet dapur. Biasakan diri untuk rutin mengecek bahan-bahan makanan di dapur. Bila basi atau kedaluwarsa, bahan-bahan makanan ini akan mulai mengeluarkan bau busuk yang tidak sehat untuk lingkungan dapur. Apalagi kalau hal ini terjadi di kulkas dan berisiko mengkontaminasi makanan lain yang masih segar atau layak konsumsi.
4. Rutin Bersihkan Sudut-sudut Dapur
Dapur terdiri dari beberapa bagian yang sudah seharusnya dibersihkan secara berkala, seperti kompor atau konter yang terciprat masakan atau tertumpah makanan. Begitu juga dengan kulkas yang berisi bahan-bahan makanan segar, kabinet berisi makanan kering, bak cuci piring, serta laci-laci penyimpanan peralatan makan dan masak.
Lap permukaan kompor dan konter dapur dengan cairan pembersih. Kemudian, gunakan penghilang bau di dalam kulkas, kabinet dapur, serta laci-laci tempat menyimpan peralatan makan dan masak.
5. Alternatif Disinfektan Alami yang Efektif
Takut dengan bahaya yang dibawa dari bahan kimia seperti cairan pembersih atau penghilang bau? Terdapat alternatif-alternatif disinfektan alami yang bisa digunakan. Misalnya, untuk membersihkan saluran air bak cuci, Anda bisa menggunakan soda kue untuk melancarkan saluran yang mampet dan mengurangi bau.
Daun pandan atau kopi bisa dipakai sebagai penghilang bau alami di kulkas dan kabinet tempat menyimpan peralatan masak, atau gunakan larutan air cuka sebagai penetral bau amis dari ikan atau hewan laut lainnya.
Artikel terkait:
Bunda, Sudah Tahu Serba-Serbi Humidifier untuk Bayi?
6 Rumah Minimalis Tampak Depan, Bikin Tetangga Berdecak Kagum!
8 Desain Rumah Idaman Sederhana Cantik Favorit Para Ibu
| Published by Dekoruma |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
-
Tas Chanel Iriana Jokowi di HUT RI 81 Sangat Langka, Harganya Bikin Tepok Jidat
-
Tim Hukum Sebut Proses Geledah dan Sita Rumah Febrie Adriansyah di Sentul Tanpa Dasar Hukum Sah
-
Bukan Sekadar Simbol Politik! Gerindra Ungkap Makna Prabowo Duduk Diapit Jokowi dan Gibran
-
Ditjenpas Jabar Ajukan Amnesti untuk 1.454 Narapidana, 1.100 Masuk Program Pendidikan Kebangsaan
-
Ajang AHDC 2026 Perkuat Proses Pembinaan Pebalap Muda Lewat Kompetisi Berjenjang
-
Yaqut Tegaskan Pembagian Kuota 50 Persen untuk Haji Khusus Demi Keselamatan Jemaah
-
Bukan Punya Bahlil! Menteri HAM Pigai Pasang Badan Kawal 10 Persen Saham Freeport untuk Papua Tengah
-
The Chosen in the Wild with Bear Grylls: Refleksi Kehidupan di Alam Bebas
-
The Poppy War dan Representasi Sejarah Tiongkok dalam Balutan Fantasi