Suara.com - Seorang wanita asal Inggris, Sophie Clayton harus menelan pil pahit setelah mengalami mimisan mendadak di kediamannya. Wanita yang sebelumnya bekerja di rumah sakit ini tak paham, mengapa ia bisa mengalami hal ini.
Melansir The Sun, Sophie yang berumur 26 tahun sedang bersiap untuk kerja shift malam kala itu. Namun tiba-tiba, ia mimisan hingga mata kirinya juga mengeluarkan darah.
Ibunya yang juga bekerja di rumah sakit mengira Sophie kena serangan stroke dan ia menyuruh anaknya untuk segera telepon ambulans.
Sayangnya, Sophie tak sanggup mengingat kombinasi kunci ponselnya sendiri. Dengan bantuan ibunya, ambulans tiba beberapa menit kemdian dan ia kembali kaget karena tak bisa menjawab pertanyaan sepele dari petigas medis.
"Mereka bertanya tanggal berapa dan aku tidak bisa memberi tahu mereka. Aku bahkan tidak bisa mengingat namaku. Itu menakutkan," ujarnya.
Sophie kemudian dibawa ke rumah sakit St George di Tooting, London Selatan, dan dirawat selama 10 hari. Disana ia harus menerima kenyataan bahwa ingatannya selama 26 tahun kehidupannya lenyap.
"Aku tidak bisa mengingat apa pun. Aku tidak tahu berapa umurku dan aku ada di ruangan yang penuh dengan orang asing, termasuk diriku sendiri. Itu benar-benar menakutkan," jelasnya.
"Ibu selalu bersamaku sepanjang waktu, tetapi aku tidak mengenalinya dan ketika ayahku tiba, aku juga tidak tahu siapa dia," lanjutnya.
Hal yang tak kalah menyayat hati terjadi ketika pacarnya datang dan ia juga tak mengenalinya karena hilang ingatan.
Baca Juga: Viral Bocah Asal Solo Mimisan Sebulan, Ternyata Gara-gara Lintah!
"Ketika dia tiba di bangsal dan ibuku memperkenalkan kami, aku langsung menangis karena aku sangat ingin mengingatnya tetapi aku tidak bisa.
"Jonathan memberitahuku bahwa dia mencintaiku dan aku berkata bahwa aku juga mencintainya, lalu dia memegang tanganku sementara ayahku menjelaskan semua yang dikatakan dokter," ungkap Sophie.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, Sophie mengalami FND, sebuah kondisi dimana ia seperti dilahirkan kembali karena tekanan pada otaknya hingga membuat mimisan. Hal ini membuat sarafnya putus dari otaknya.
Setelah enam bulan berlalu, Sophie masih sering ke rumah sakit untuk menjalani terapi. Ia harus belajar berjalan dan melatih kembali semua kemampuannya yang hilang.
Sedihnya, dokter tak bisa memastikan apakah ingatannya bisa kembali atau tidak. "Awalnya, aku merasa kaget, bingung dan sedih karena telah kehilangan ingatan selama 26 tahun, tetapi sekarang saya fokus untuk membuat yang baru".
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
3 Body Butter Viva Cosmetics yang Wanginya Enak dan Bikin Kulit Lembap
-
5 Sepatu Hiking Lokal Alternatif Salomon, Tahan Banting dan Lebih Terjangkau
-
Apakah Ada Paket Skincare No Parfum No Alkohol untuk Haji dan Umroh? Ini 2 Rekomendasinya
-
35 Link Twibbon Ucapan Kenaikan Yesus Kristus 2026, Cocok Dibagikan ke Media Sosial
-
4 Rekomendasi Parfum Woody Lokal, Wangi Mewah Elegan dan Tahan Lama
-
Bingung Pilih Physical Sunscreen? Ini 5 Produk Minimal SPF 30 yang Nyaman di Kulit
-
Tren Traveling Bergeser, Wisatawan Kini Utamakan Kemudahan Ubah Jadwal Penerbangan
-
6 Sunscreen Anti White Cast agar Makeup Tidak Geser dan Mudah Crack
-
3 Zodiak yang Bakal Raih Keberuntungan dan Cuan Hari Ini 14 Mei 2026
-
Mengapa Ibu Kota Negara Indonesia Tetap Jakarta Bukan IKN?