Suara.com - Viral Cara Sterilkan Masker Bedah Bekas Pakai, Hanya Butuh Penanak Nasi!
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan untuk tidak memakai masker sekali pakai berulang kali dan harus langsung membuangnya usai digunakan.
Akan tetapi dengan kelangkaan masker dan imbauan pemerintah untuk mengenakan masker saat keluar rumah, mungkinkah kita menemukan cara untuk menggunakannya ulang dengan lebih baik dan bersih?
Administrasi Pangan dan Obat-obatan (FDA) Taiwan menjawabnya.
Dalam konferensi pers pada 5 April lalu, Dirjen FDA Taiwan, Wu Shou-mei dan Menteri Kesehatan Taiwan Chen Shih-chung mendemonstrasikan bagaimana perkakas rumah tangga bisa memperpanjang 'usia' masker bedah.
Caranya satu, yaitu menggunakan penanak nasi atau rice cooker. Prinsipnya masker bedah akan diuapi di dalam penanak nasi tersebut, demikian dilaporkan AsiaOne.
Bagaimana prosesnya? Cukup simpel, hanya dengan menaruh masker bedah di dalam mangkuk penanak nasi tanpa menambahkan air dan menutupnya, lalu pencet tombol 'masak' selama tiga menit.
Apabila Anda menggunakan penanak nasi dengan pengaturan tambahan, atur alarm ke tiga menit dan pencet tombol 'masak'.
Setelah selesai, tinggalkan masker di dalam penanak nasi selama lima menit agar panasnya benar-benar mensterilkan masker.
Baca Juga: Ogah Tularkan Warga, 1 Keluarga Positif Corona Mengurung Diri di Rumah
Metode ini hanya bisa digunakan pada satu masker dalam satu waktu. Jika Anda ingin mensterilkan lebih dari satu masker, tunggu penanak nasinya kembali dingin sebelum kembali mengulangi langkah-langkahnya.
Chen mencatat bahwa setelah masker terdisinfeksi di dalam penanak nasi, terasa 'enak dan hangat' dan 'berbau enak' juga setelah digunakan kembali.
Wu menekankan untuk tidak menambahkan air ke dalam penanak nasi karena bisa merusak lapisannya dengan listrik statis. Maksudnya adalah lapisan bagian tengah dari masker bedah tiga lapis, yang berfungsi untuk memfilter gas dan cairan.
Ia juga menambahkan bahwa menggosokkan alkohol untuk mensterilkan masker bukanlah cara terbaik karena akan memberikan efek listrik statis yang sama pada lapisan masker.
Berdasarkan penemuan FDA, tiap masker tanpa disinfeksi menggunakan metode penanakn nasi hingga 4-5 kali seraya mempertahankan efisiensi penyaringan bakter pada 99 persen.
Itu artinya, setelah 4 atau 5 kali disetril penanak nasi maka masker tidak lagi efektif untuk digunakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Toyota Vios Bekas Tahun Muda Pajaknya Berapa? Simak Juga Harga dan Spesifikasi Umumnya
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
Pilihan
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
-
Aksi Jual Asing Marak, Saham BBCA Sudah 'Diskon' Hampir 10 Persen
Terkini
-
Kapan Malam Nisfu Syaban 2026? Jangan Sampai Terlewat, Ini Amalan yang Dianjurkan
-
8 Urutan Makeup Simpel dengan Produk Wardah untuk Kondangan, Anti Gagal
-
5 Pilihan Foundation dengan SPF untuk Makeup dan Perlindungan dari Sinar Matahari
-
Intip Kolaborasi Spektakuler BCA & Sucor AM di Art Jakarta Papers: Seni Kertas Bertemu Keuangan
-
Parfum Pria Bukan Lagi Sekadar Sentuhan Akhir: Rahasia Aroma Tahan Lama dengan Harga Terjangkau!
-
5 Kandungan Skincare yang Harus Dihindari agar Flek Hitam Tidak Makin Parah
-
Udara Bersih di Rumah : Tips Praktis Menggunakan Air Purifier
-
Cuti Bersama Lebaran 2026 sampai Tanggal Berapa? Ini Jadwal Libur Resminya
-
Simulasi TKA Kelas 6 SD 2026 Soal Bahasa Indonesia dan Kunci Jawabannya
-
7 Alternatif Sepatu Lokal Look Mirip Adidas Yeezy, Empuk dan Nyaman Modal Rp100 Ribuan