Suara.com - Satu keluarga di Kawasan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat terinfeksi virus Corona jenis baru Covid-19.
Namun, warga sekitar dikabarkan belum ada yang ikut tertular dari virus tersebut. Virus Covid-19 itu sejauh ini tak menulari warga di Sawah Besar lantaran satu keluarga itu langsung melakukan isolasi mandiri di rumahnya setelah dinyatakan positif terjangkit.
"Belum ada yang tertular sejauh ini. Mereka (satu keluarga) sadar diri juga sih langsung melakukan isolasi," kata warga yang enggan disebutkan namanya saat berbincang dengan Suara.com di lokasi, Jumat (10/4/2020).
Menurutnya, satu keluarga, yakni ayahnya dinyatakan positif Covid-19 dan sudah meninggal. Sementara istrinya dinyatakan positif juga hanya saja saat ini menjalani perawatan di RSD Wisma Atlet.
Adapun 3 anaknya yang masih berusia 10 tahun, 13 tahun, dan 15 tahun kekinian tengah menjalani masa isolasi mandiri di rumah dengan pengawasan dari pihak Puskesmas dan warga setempat.
Di mana dua di antaranya, yakni anak berusia 10 dan 13 tahun itu berstatus positif Covid-19.
Warga sekitar pun memberikan kesempatan jika ada warga di luar yang ingin membantu memenuhi kebutuhan 3 anak tersebut selama menjalani isolasi mandiri.
Berita Terkait
-
Contoh Nih! Sekeluarga Kena Corona, Bukannya Nolak, Warga Malah Membantu
-
3 Anak di Sawah Besar Diisolasi karena Corona, Akses Jalan Dilockdown Warga
-
Ortu Kena Corona, Dinsos DKI Bantu 3 Anak yang Jalani Isolasi Mandiri
-
Tak Ditolak, Warga Justru Bantu 3 Anak yang Diisolasi Tanpa Orang Tua
-
Ayah Meninggal, Ibu Diisolasi, Kisah 3 Anak di Sawah Besar Terkurung Corona
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel
-
Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan
-
Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak
-
Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya
-
Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual
-
WNA Filipina di Palopo Ditahan Imigrasi karena Miliki e-KTP Indonesia
-
Dudung Warning Oknum di Program MBG: Jangan Jual Titip dan Cari Keuntungan
-
Wapres Gibran Panggil KSP Dudung, Bahas Persoalan MBG
-
Bandingkan Aturan Kuota Haji Muhadjir vs Gus Yaqut, KPK Temukan Anomali 'Separuh-separuh'
-
Status Jabatan Sekda Tangsel Menggantung, BKN Didesak Segera Keluarkan Surat Pengukuhan