Suara.com - Menjalani pshycal distancing atau jaga jarak fisik di rumah aja ternyata dapat meningkatkan quality time bersama keluarga, lho.
Nah, supaya waktu di rumah aja tidak membosankan, coba isi waktu bersama keluarga dan mengasah kekompakan dengan cara bermain. Psikolog Reynitta Poerwito Batch of Psych, M.Psi mengungkap beberapa permainan yang bisa dilakukan bersama keluarga. Apa saja?
1. Permainan mengasah otak dan berkomunikasi
Belajar harus dengan cara menyenangkan, agar mudah diterima dan diserap. Seperti permainan tebak gambar, teka teki silang, tanya jawab tentang planet atau apapun tentang kesukaan anak.
"Permainan komunikasi seperti hi/low, masing-masing anggota keluarga menceritakan perasaannya mengenai hari ini, dan lain sebagainya," katanya.
2. Permainan problem solving dan strategi
Meski terlihat sepele, permainan haruslah membuat anak bisa bersikap kritis, mampu menyusun rencana dan strategi untuk menggapai tujuan dan impiannya. Dalam permainan, bisa diselipkan obrolan tentang persamaan permainan tersebut dan kehidupan nyata.
"Kalau aku, suami dan anak-anak suka main board game seperti ludo, monopoli, memasang puzzle yang besar, dan main lego untuk yang laki-laki. Kalau yang perempuan suka banget sama masak, jadi aku suka bantu dia bikin bikin kue kecil, pancake dan donat," ungkap Reynitta.
3. Permainan mencurahkan hati dan perasaan
Baca Juga: Boyong Keluarga di Dunia Game, Begini Serunya Raditya Dika Main The Sims 4
Momen ini bermain dengan ingatan, maka akan mampu merangsang kemampuan berpikir anak. Tidak usah rumit, buat permainan menceritakan tentang hal menyenangkan, perilaku jahil, atau pengalaman horor yang membuat suasana menegangkan tapi mengasyikkan.
"Jadi anak-anak disuruh mengarang cerita apapun yang mereka inginkan. Lalu diceritakan ke orangtua yang menonton aksinya. Ceritanya bisa dibuat seperti tampil di teater, jadi pakai aksi dan gaya. Ini seru banget kalau untuk mengeksplore imajinasi anak-anak," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
4 Kipas Angin Hemat Listrik yang Sejuk dan Ramah Tagihan Bulanan, Andalan saat Cuaca Panas
-
7 Jersey Original Murah Piala Dunia 2026: Mulai Rp300 Ribuan, Asli Adidas dan Nike!
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal Cushion Empuk, Melindungi Lutut Pelari Big Size
-
3 Sunscreen di Bawah Rp20 Ribu dengan SPF Tinggi, Anti-Kantong Kering In This Economy
-
Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
-
3 Pilihan Sepatu Lari Brodo: Kualitas Jempolan, Cocok untuk Pemula hingga Profesional
-
Apa Itu Projection dalam Parfum? 3 Merek Lokal Ini Aromanya Tercium hingga 2 Meter
-
Kapan Puasa Tasua dan Asyura 2026? Ini Tanggal, Bacaan Niat, dan Keutamaannya
-
5 Lipstik Matte yang Dipuji Gak Bikin Bibir Kering Menurut Review Pengguna
-
Kapan Hari Ayah di Indonesia? Beda dengan Tanggal Internasional, Ketahui Sejarahnya