Suara.com - Penikmat Seni, Kini Ada Layanan Nonton Teater di Rumah Aja!
Setelah mengajak penikmat seni untuk menari lewat Ruang Kreatif Menari di Rumah Aja serta menulis lewat Ruang Kreatif Prosa di Rumah Aja, kali ini, Bakti Budaya Djarum Foundation hadir dan mengajak para penikmat seni untuk menyaksikan pertunjukan teater di rumah lewat Nonton Teater di Rumah Aja.
"Salah satu upaya yang dapat kita lakukan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 adalah dengan berada di rumah saja. Namun tidak dapat dipungkiri, berada di rumah berhari-hari terkadang membuat jenuh dan untuk itu kami menghadirkan berbagai program yang tetap dapat dinikmati para pecinta seni di rumah. Kegiatan Nonton Teater di Rumah Aja ini menghadirkan rekaman berbagai pementasan teater dari para seniman yang telah digelar beberapa waktu yang lalu," ujar Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation.
Nonton Teater di Rumah Aja ini bisa disaksikan secara streaming setiap akhir pekan melalui website www.indonesiakaya.com.
Untuk penayangan perdana,, penikmat seni diajak untuk menyaksikan rekaman pementasan teater Bunga Penutup Abad yang akan ditayangkan pada Sabtu, 18 April dan Minggu, 19 April pukul 15.00 WIB.
"Bunga Penutup Abad mendapatkan antusias yang luar biasa pada saat pementasan sebelumnya dan berhubung keterbatasan tempat, ada banyak masyarakat yang belum berkesempatan melihat langsung pementasan ini di atas panggung. Dengan Nonton Teater di Rumah Aja, masyarakat dimana saja dapat menyaksikan pementasan ini dan melihat para aktor terbaik Indonesia beradu akting di panggung teater. Para penikmat seni juga berkesempatan untuk bertanya langsung dengan para seniman yang turut dalam proses produksi pementasan tersebut dalam sesi live chat di Instagram @indonesia_kaya," tambah Renitasari.
Bunga Penutup Abad yang akan ditayangkan ini merupakan rekaman pementasan yang digelar pada 25 dan 26 Agustus 2016 yang lalu.
Pementasan yang digelar oleh Titimangsa Foundation dan didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation ini diadaptasi dari novel Bumi Manusia dan Anak Semua Bangsa yang termasuk dalam seri novel Tetralogi Pulau Buru karya Pramoedya Ananta Toer.
Pementasan ini menampilkan para aktor terbaik Indonesia yaitu Happy Salma sebagai Nyai Ontosoroh, Reza Rahadian sebagai Minke, Lukman Sardi sebagai Jean Marais dan Chelsea Islan sebagai Annelies, serta memperkenalkan aktor baru berbakat, Sabia Arifin sebagai May Marais dan disutradarai Wawan Sofwan.
Baca Juga: Pandemi Corona di Spanyol Belum Reda, 11 Klub La Liga Terancam Bangkrut
Sebelum menyaksikan Bunga Penutup Abad, penikmat seni dapat bertanya langsung dengan para Happy Salma selaku produser dan pemeran Nyai Ontosoroh melalui live chit-chat yang dapat disaksikan melalui akun Instagram @indonesia_kaya pada tanggal 17 April 2020 pukul 17.00 WIB.
"Ini menjadi solusi bagi para pecinta seni sastra yang senantiasa menyaksikan pementasan-pementasan seni teater yang kami gelar. Penayangan rekaman pementasan Bunga Penutup Abad ini membuka kesempatan bagi masyarakat yang sebelumnya berhalangan untuk menyaksikan pementasannya langsung di gedung pertunjukan. Menyaksikan kembali pementasan yang menjadi bukti hasil dari komitmen, kerja keras, dan kecintaan seluruh tim pendukung untuk memberi roh pada karya novel dari sastrawan kebanggaan Indonesia ini juga menjadi pengingat bagi kami untuk terus berproses kreatif dalam berkarya," ujar Happy Salma.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam