Suara.com - Ini Alasan Mengapa Jamu Singset Dilarang Dikonsumsi Saat Berpuasa
Bulan Ramadan atau bulan puasa sering dimanfaatkan banyak orang untuk melancarkan program penurunan berat badan. Sebagian orang juga tak sungkan mengonsumsi aneka ramuan herbal untuk membantu proses menurunkan berat badan.
Contoh ramuan herbal atau jamu untuk menurunkan berat badan seperti misalnya kunyit asam, galian singset, temu kunci, dan daun sirih.
Namun siapa sangka, Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tadisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) dr. Inggrid Tania, menyarankan untuk tidak dulu mengonsumsi jamu penurun berat badan selama berpuasa.
"Saya tidak menganjurkan, karena jamu khusus yang untuk menurunkan berat badan biasanya juga cukup banyak menurunkan kadar glukosa darah. Sementara kalau kita sedang puasa kan glukosa darah kita lagi rendah karena di pagi hari tidak sarapan, di siang hari tidak makan siang, tidak makan nasi," jelas dr. Inggrid dalam diskusi online, Selasa (28/4/2020).
Akibat kadar gula dalam darah saat puasa menjadi rendah, maka dr. Inggrid menyarankan untuk tidak mengonsumsi jamu khusus penurun berat badan selama seseorang berpuasa. Alih-alih meminum jamu, ia lebih menyarankan agar memakan makanan bergizi seimbang untuk menjaga berat badan ideal.
"Jadi sebaiknya tidak mengonsumsi jamu khusus penurun BB selama bulan puasa. Toh ketika kita puasa, ketika berbuka dan sahur makannya benar, makan bergizi sehat dan seimbang, tidak berlebihan, dengan berpuasa saja sudah menurunkan berat badan," terangnya.
Tania menerangkan pada dasarnya penurunan berat badan tidak boleh dilakukan secara drastis, karena buruk untuk kesehatan. Cara terbaik adalah penurunan dilakukan dengan bertahap.
"Jadi turunkan berat badan secara bertahap. Itu yang paling bagus sebenarnya lewat puasa. Jadi untuk jamu-jamu khusus penurun berat badan saya tidak anjurkan. Khawatirnya kalau tetap diminum di tengah-tengah puasa tau-tau tekanan darah ngedrop, gula darah ngedrop, terus pingsan," tutupnya.
Baca Juga: Di Jember, Ada Gambar Bupati-Wabup di Karung Beras Bansos Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Terpopuler: Update Tarif Listrik April 2026, Pilihan Sunscreen Anti Aging
-
Bolehkah Pakai Sabun Cuci Muka Exfoliating Cleanser Setiap Hari?
-
Silsilah Keluarga Hasbi Jayabaya, Penerus 'Dinasti' Bupati Lebak Sindir Masa Lalu Wakilnya Eks Napi
-
Tasya Farasya Ungkap Alasan Pakai Baju Kuning saat Sidang Cerai, Awalnya Siapkan Abu-Abu
-
Link Download Kalender April 2026 PDF Gratis, Lengkap dengan Pasaran Jawa
-
7 Parfum Lokal Aroma Powdery yang Tahan Lama, Wangi Lembut Elegan Seharian
-
5 Parfum Aroma Buah Tahan Lama untuk Tampil Segar Seharian
-
3 Shio yang Diprediksi Paling Beruntung Selama April 2026, Kamu Termasuk?
-
Kapan Sebaiknya Ganti Sepatu Lari Baru? Ini 3 Rekomendasi yang Paling Awet
-
Tren Hojicha Masuk Indonesia, CHAGEE Sajikan Menu Baru Hingga Merchandise Spesial