Suara.com - BPJS Kesehatan merupakan jaminan penting bagi masyarakat Indonesia untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Salah satu segmen kepesertaan BPJS adalah PBI (Penerima Bantuan Iuran), yaitu peserta yang iurannya ditanggung penuh oleh pemerintah.
Namun, tidak sedikit masyarakat yang mengalami kendala BPJS PBI tiba-tiba tidak aktif, sehingga tidak bisa digunakan saat berobat. Kondisi ini tentu membingungkan, apalagi bagi peserta yang memang sangat bergantung pada fasilitas BPJS.
Kabar baiknya, BPJS PBI yang nonaktif masih bisa dicek statusnya dan direaktivasi, selama memenuhi syarat tertentu. Artikel ini akan membahas secara lengkap cara cek status BPJS PBI, penyebab nonaktif, hingga langkah reaktivasi yang bisa Anda lakukan.
Apa Itu BPJS PBI?
BPJS PBI (Penerima Bantuan Iuran) adalah program jaminan kesehatan dari pemerintah yang ditujukan bagi masyarakat kurang mampu. Iuran BPJS PBI dibayarkan sepenuhnya oleh pemerintah pusat atau daerah, sehingga peserta tidak perlu membayar iuran bulanan.
Peserta BPJS PBI berhak mendapatkan:
- Pelayanan kesehatan tingkat pertama (puskesmas/klinik)
- Rujukan ke rumah sakit
- Perawatan rawat jalan maupun rawat inap sesuai ketentuan BPJS
Namun, status kepesertaan BPJS PBI tidak bersifat permanen dan dapat berubah sesuai hasil pendataan sosial ekonomi.
Penyebab BPJS PBI Menjadi Tidak Aktif
Sebelum melakukan reaktivasi, penting untuk memahami penyebab BPJS PBI nonaktif. Beberapa alasan yang paling umum antara lain:
1. Data Tidak Terdaftar di DTKS
BPJS PBI mengacu pada DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) milik Kementerian Sosial. Jika data Anda tidak lagi tercantum atau tidak diperbarui, status PBI bisa dinonaktifkan.
Baca Juga: Cara Reaktivasi BPJS PBI yang Dinonaktifkan 2026, Bisa Diurus Online atau di Kantor Desa Kelurahan
2. Perubahan Kondisi Ekonomi
Jika hasil verifikasi menyatakan kondisi ekonomi Anda sudah dianggap mampu, maka kepesertaan PBI dapat dicabut.
3. Data Kependudukan Tidak Sinkron
Perbedaan atau kesalahan data NIK, KK, atau status kependudukan (meninggal, pindah domisili) dapat menyebabkan BPJS PBI tidak aktif.
4. Kuota PBI Daerah Terbatas
Untuk PBI yang ditanggung pemerintah daerah, kuota peserta sering kali terbatas sehingga terjadi penghapusan atau penonaktifan.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali