Suara.com - Asyik, Ada E-book Gratis yang Bisa Temani Kamu Saat di Rumah Aja
Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB membuat pergerakan masyarakat Indonesia sedikit banyak sangat terbatas.
Jangankan membeli buku, akses berbelanja kebutuhan dasar sehari-hari pun ikut terpengaruh menjadi lebih sulit.
Kabar baiknya, untuk membantu mengisi waktu PSBB dan mendukung imbauan di rumah aja, penerbit Gramedia Pustaka Utama memberikan akses gratis ke beberapa judul buku versi digital (e-book) keluaran mereka.
"Saat ini, kita seperti sedang berada di satu perahu. Dalam analogi perahu itu, tak ada cara lain yang bisa kita lakukan selain bekerja sama dan berbagi. Gelombang untuk saling berbagi itu semakin lama semakin besar," kata Manajer Bidang Nonfiksi Gramedia Pustaka Utama, Andi Tarigan, dalam keterangan pers yang diterima beberapa waktu lalu.
Program e-book gratis ini berlangsung mulai 26 April hingga 2 Mei dan akan berjalan selama tiga pekan. Rencananya setiap pekan akan ada enam e-book yang digratiskan baik itu novel, buku anak, maupun buku nonfiksi.
Meski hanya beberapa waktu, Gramedia melihat ada kemungkinan program ini akan diperpanjang.
Syarat untuk bisa membaca mengakses gratis adalah dengan memiliki akun di aplikasi Gramedia Digital, baik bagi pengguna ponsel Android maupun iOS.
Pekan ini, buku yang digratiskan adalah dua buku anak berjudul "Aku Anak yang Berani, Bisa Melindungi Diri Sendiri" karya Watiek Ideo dan "Petualangan Peoni & Neko: Beruang dan Sahabatnya" dari Renny Yaniar.
Baca Juga: Umat Hindu Gelar Ritual Caru Antha Septa agar Wabah Corona Berakhir
Dua e-book nonfiksi yang bisa dibaca secara cuma-cuma adalah buku pengembangan diri "Making Hope Happen: Kekuatan Harapan untuk Mengubah Masa Depan" karya Shane J. Lopez dan buku bisnis "Momentum: 18 Kunci Utama Penggerak Bisnis" dari penulis Hermawan Kartajaya.
Sementara untuk novel, ada "Petualangan Sherlock Holmes" karya Sir Arthur Conan Doyles dan "Tokyo dan Perayaan Kesedihan" dari Ruth Priscillia Angelina.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis