Suara.com - Segarnya Berbuka Puasa dengan Es Gempol Pleret, Ini Resepnya
Es gempol pleret merupakan minuman tradisional khas Solo yang menyegarkan. Es ini terdiri dari adonan gempol pleret yang terbuat dari tepung beras halus dan dicampur pewarna makanan.
Gempol pleret kemudian akan disiram dengan santan. Sebagai pemanis, biasanya santan akan diberi gula Jawa cair.
Kenikmatan es gempol pleret juga sangat cocok untuk disajikan saat berbuka puasa nanti. Kamu bisa lho membuatnya di rumah.
Berikut resep es gempol pleret yang dikutip dari Cookpad kiriman Niar Arifuddin di Palu.
Bahan gempol pleret:
150 gram tepung beras
50 gram tepung tapioka
1 sdm gula pasir
1/2 sdt garam
Secukupnya air panas
Pewarna sesuai selera
Bahan kuah santan:
600 ml santan (atau kara 65ml tambah air)
150 gram gula pasir
1/4 sdt garam
2 lembar daun pandan
100 ml kental manis
Cara membuat:
1. Campur tepung beras, tepung tapioka, gula dan garam. Tuang air sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga kalis (tidak lengket ditangan).
2. Bagi adonan menjadi 4 bagian. Beri pewarna sesuai selera. Ambil sedikit adonan, bulatkan. Tekan tengahnya, sisihkan. Lakukan sampai selesai.
3. Didihkan air di wajan. Masukkan adonan gempol. Rebus sampai mengapung, angkat, tiriskan.
4. Masak santan, gula, garam dan daun pandan. Apabila sudah hangat, masukkan kental manis. Aduk hingga mendidih. Angkat, dinginkan.
5. Penyajian: masukkan gempol pleret ke dalam gelas, tuang kuah santan. Beri es batu secukupnya atau kuah santan bisa didinginkan di lemari es. Es gempol pleret siap disantap.
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan