Suara.com - Viral Pakai Topeng Ku Klux Klan ke Supermarket, Pria Ini Jadi Sorotan.
Setelah pemerintah di sejumlah negara mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat pergi keluar rumah, banyak kejadian unik yang terjadi.
Baru-baru ini, seorang pria di Amerika Serikat pergi berbelanja bahan makanan sambil mengenakan semacam masker atau lebih tepatnya topeng Ku Klux Klan.
Dilansir dari New York Post, pria itu terlihat berkeliaran di lorong supermarket Von di kota Santee, San Diego County pada Sabtu lalu. Para penjaga toko berulang kali meminta pria itu untuk melepas topeng atau meninggalkan tempat itu.
Kemudian, salah seorang supervisor akhirnya mencoba mendekatinya di kasir dan memintanya lagi untuk melepas tudung atau pergi, kata juru bicara perusahaan Melissa Hill. Pria itu akhirnya melepas tudungnya, membeli barang-barangnya dan pergi.
“Di Vons, adalah lingkungan yang sopan, bermartabat, dan hormat adalah salah satu prioritas tertinggi kami, dan kami bekerja keras untuk menjaga setiap orang di toko kami mengikuti standar ini, termasuk pelanggan,” kata Hill.
Di Twitter sendiri, direktur regional Liga Anti-Pencemaran Nama Baik di San Diego, Tammy Gillies, sempat menuliskan, "San Diego is #NoPlaceForHate."
Walikota Santee John Minto dan warga mengatakan di media sosial bahwa tindakan pria itu tidak mewakili nilai-nilai kota yang memiliki hampir 60.000 penduduk.
"Terima kasih banyak untuk semua yang melangkah maju untuk dan mengurangi tindakan intoleran yang menyedihkan ini," kata Minto.
Baca Juga: Angina Pektoris Gejala Baru Covid-19 dan 4 Berita Kesehatan Lainnya
Kota ini telah mencoba selama bertahun-tahun untuk mengatasi sejarah insiden yang bermotivasi rasial yang menyebabkan nama panggilan seperti "Klantee" dan "Santucky."
"Begitu merepotkan dalam banyak hal ini masih terjadi di Santee di Vons," tulis warga Tiam Tellez di Facebook. "Menjijikkan!"
County Supervisor Dianne Jacobs juga mengutuk tindakan pembelanja itu.
"Gambar yang saya lihat sangat menjijikkan. Rasisme terang-terangan ini tidak memiliki tempat di Santee atau bagian mana pun dari San Diego County. Bukan siapa kita. Bukan itu yang kami perjuangkan dan tidak bisa ditoleransi," kata Dianne Jacobs dalam sebuah pernyataan.
Hill, perwakilan toko, mengatakan: "Ini adalah insiden yang mengganggu bagi rekan dan pelanggan kami, dan kami sedang meninjau dengan tim kami bagaimana cara terbaik menangani situasi yang tidak pantas seperti itu di masa depan."
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Berapa Biaya Bulanan Motor Listrik Indomobil eMotor Tyranno?
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- Fajar Sadboy Kecelakaan, Keluarga Pingsan Dengar Kabar
Pilihan
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
Terkini
-
5 Pilihan Mesin Cuci yang Awet untuk Usaha Laundry, Hemat Listrik dan Kapasitas Besar
-
5 Rekomendasi Cushion yang Bisa di-Refill agar Lebih Hemat, Flawless Tanpa Boros
-
Tanda Wajah Tidak Cocok dengan Moisturizer? Ini 4 Rekomendasi yang Aman
-
5 Rekomendasi Sunscreen Cowok Terbaik 2026, Lindungi Wajah dari Kusam dan Penuaan
-
5 Rekomendasi Sepeda Lipat 16 Inch, Ringan dan Nyaman untuk Gowes Harian
-
Berapa Tarif Lewat Selat Hormuz? Kebijakan Baru Iran yang Bikin Negara Lain Ketar-ketir
-
5 Rekomendasi Cushion Korea Terbaik untuk Tutup Noda Hitam Tanpa Terlihat Dempul
-
5 Rekomendasi Bodycare Wardah dan Manfaatnya untuk Perawatan Sehari-hari
-
5 Sepatu New Balance Diskon 50 Persen di Sports Station, Gaya Kekinian Hemat Uang
-
Harga Plastik Melonjak, Bisakah Momentum Ini Dorong Gaya Hidup Lebih Ramah Lingkungan?