Suara.com - Mirip Film James Bond, Burung Merpati Ditangkap Sebagai Mata-mata!
Penggunaan burung merpati sebagai mata-mata biasanya hanya kita lihat di film James Bond. Namun rupanya, kasus burung merpati sebagai mata-mata juga ditemukan di India.
Siapa yang tidak kenal dengan film James Bond, film yang bercerita tentang pengintaian, investigasi, dan penyelidikan. Nampaknya itulah yang menjadi dasar seekor merpati yang di tangkap oleh masyarakat India di perbatasan.
Dilansir DW, sebuah burung merpati milik nelayan Pakistan ditahan oleh pihak kepolisian di Kashir, India, atas tuduhan mata-mata internasional.
Pejabat polisi Shailendra Mishra mengatakan, burung tersebut sudah dibebaskan pada Kamis (28/5) kemarin..
"Merpati sudah dibebaskan kemarin (28 Mei) setelah tidak ada bukti mencurigakan ditemukan," katanya.
Tidak jelas bagaimana dan di mana burung itu dilepaskan dan apakah sudah kembali pada pemiliknya.
Sebelumnya, pemilik merpati di Pakistan telah mendesak India untuk mengembalikan burungnya yang oleh warga desa di India diserahkan kepada polisi setempat usai ditemukan.
"Ini hanya burung yang tidak bersalah," ujar Habibullah, pemilik burung.
Pemilik tersebut membantah tuduhan bahwa angka-angka yang tertulis pada cincin di kaki merpati adalah kode kepada kelompok militan yang beroperari di Khasmir, di lahan yang bersengketa.
Baca Juga: Ilmuwan AS Ciptakan Drone yang Terbang Layaknya Burung Merpati
Habibullah, memang tinggal di desa dekat perbatasan Kashmir, salah satu zona yang paling termiliterisasi di dunia. Ia mengatakan burung miliknya berpartisipasi dalam lomba balap merpati dan angka di kaki burung itu adalah nomor kepesertaannya.
Olahraga balap merpati memang cukup populer di desa-desa perbatasan, seperti diungkap Yasir Khalid, Shakar Garh Pigeon Club.
Perlombaan serupa juga diadakan di India, dan jika salah satu daerah melakukannya, tidak jarang burung kerap hilang. Sehingga pemilik akan memberikan tanda di sayap, warna cat di bulu atau berupa cincin di kaki burung.
"Kami harus membawa burung itu untuk ditahan, untuk menyelidiki apakah ia digunakan untuk memata-matai," kata petugas keamanan yang enggan disebutkan namanya.
Ia juga mengatakan ini sering terjadi, dan menjadi bagian pelatihan sensitivitas perbatasan. Sebelumnya juga pada 2016, pernah ada seekor merpati ditahan setelah ditemukan membawa catatan yang berisi ancaman kepada Perdana Menteri India Narendra Modi.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali