Suara.com - Terkurung di rumah bukanlah alasan untuk tidak melakukan apa-apa. Agar tetap aktif, berbagai macam tantangan di rumah aja pun bermunculan.
Tidak terkecuali tantangan mendaki Gunung Everest dari rumah yang dilakukan gadis 13 tahun ini. Tak hanya untuk berolahraga, gadis remaja tersebut melakukannya untuk sang ayah.
Issy Maclay, 13 tahun, sudah dua kali mencoba menaklukkan ketinggian Gunung Everest dengan menggunakan tangga di rumahnya.
Melansir laman Metro, hal ini rupanya dilakukan Issy untuk menggalang dana demi pengobatan tumor otak ayahnya.
Gunung Everest sendiri memiliki ketinggian 8.848 meter. Untuk mencapai ketinggian tersebut, Issy Maclay harus naik-turun tangga berulang kali.
"Ketika lockdown terjadi, aku menyadari aku punya banyak waktu luang dan saudaraku melakukan sesuatu untuk Brain Tumour Charity. Aku juga ingin melakukannya untuk menunjukkan apresiasiku."
Ayah Issy Maclay diketahui tengah dalam proses perawatan tumor otak di Southampton Hospital.
Demi mendanai biaya perawatan tersebut, Issy Maclay pun menggalang dana dengan cara mendaki gunung Everest di rumah.
Pertama kali melakukannya, Issy Maclay butuh waktu 21 hari. Pendakian tersebut dilakukannya sembari sekolah dari rumah.
Baca Juga: Mau Cari Uang dari Rumah? Ini 7 Peluang Usaha Rumahan yang Bisa Dicoba!
"Setiap hari aku naik tangga 109 kali, bersepeda, dan memanjat bukit. Aku akan terus melakukannya selama sebulan atau lebih. Aku sudah pernah selesai sekali dan akan melakukannya lagi!" ungkap Issy.
Tentu saja, proses mendaki tangga tersebut membuat kaki Issy terasa sakit karena dilakukan berulang kali.
Meski begitu, sang ayah pun mendukung perjuangannya dengan cara membacakan cerita untuk Issy.
Sejauh ini, gadis remaja 13 tahun itu sudah berhasil mencapai ketinggian 4.383 meter. Jika dibandingkan dengan pendakian sesungguhnya, Issy Maclay sudah hampir tiba di basecamp gunung Everest.
Sementara, uang dari pendakian kedua ini akan digunakan untuk membeli cortical simulator yang diperlukan dalam melakukan operasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Cushion Mini yang Bagus Merek Apa? Ini 3 Pilihan Mungil dengan Hasil Maksimal
-
4 Cara Pakai Soda Api untuk Atasi Saluran Air Mampet akibat Rambut atau Lumpur
-
Selain Koi, 6 Ikan Ini Dipercaya Membawa Keberuntungan Menurut Feng Shui
-
4 Cara Atasi Pompa Air yang Harus Dipancing Terus-menerus
-
4 Posisi Kamar Mandi yang Baik Menurut Feng Shui agar Hunian Lebih Nyaman
-
Kota Semakin Panas: Penelitian Ini Tunjukkan Atap Putih Bisa Bantu Turunkan Suhu
-
Berapa Lama Hasil Viva Whitening Cream Terlihat? Simak Manfaat dan Ulasannya
-
Perbedaan Pompa Air Shimizu PS-135 E dan PL-138 BIT, Mana yang Paling Awet?
-
Day Cream Viva untuk Kulit Apa? Ini 2 Pilihan Lengkap dengan Review Pengguna
-
5 Parfum Aroma Teh yang Awet Menurut Review, Ada yang Tahan sampai 12 Jam