Suara.com - Aplikasi TikTok saat ini begitu diminati. Tak sedikit dari mereka yang membuat sebuah konten dan viral dalam semalam.
Jika kamu salah satu pengguna media sosial berbasis musik video ini, tak ada salahnya untuk mulai berpikir untuk mulai mencari cara menghasilkan uang dari TikTok.
Nah, berikut adalah enam cara kita bisa menghasilkan uang dari TikTok yang dilansir dari Elise Darma, Kamis (18/6/2020).
1. Menumbuhkan akun dan menjualnya
Cara pertama untuk menghasilkan uang dari Tik Tok adalah menumbuhkan akun dan kemudian menjualnya.
Mirip dengan Instagram, kamu mungkin bisa membuat konten yang menghibur, idealnya konten yang menjadi viral untuk menarik orang yang akan menjadi pengikutmu.
Setelah berhasik memiliki banyak pengikut, kamu bisa menjangkau merek-merek yang sesuai dengan karakter akunmu, dan menjual profil TikTok kepada merek atau orang-orang tersebut. Kamu bisa menghasilkan uang dengan cara ini.
2. Saling menyumbang koin
Mirip seperti situs Twitch, yaitu situs dimana orang-orang bisa mendapatkan uang dengan cara live streaming, kamu juga bisa melakukannya TikTok walaupun jumlah pengikutmu sedikit.
Alur prosesnya, biasanya penonton akan memberikan kamu semacam gift item (animasi kodok, bunga, gitar, boneka dan lainnya) yang dibeli dengan koin TikTok. Koin ini bisa kamu dapatkan dengan membelinya pakai mata uang asli.
Baca Juga: Zonk! Pengguna TikTok Beli Tiket Kampanye Trump tapi Ogah Berangkat
Bagi kamu yang telah mendapatkan gift item dari penontou, kamu bisa konversikan lagi ke uang asli demgam proses payout. Minimum jumlah uang yang bisa dipayout di aplikasi TikTok dalam sehari sebesar 100 dollar dan maksimal 1000 dollar.
3. Kelola kampanye influencer
Kamu bisa mengelola kampanye influencer. Ini bukan ide baru karena sudah banyak agensi yang dibentuk untuk melayani kebutuhan para influencer di banyak media sosial.
Konsep yang sama berlaku untuk TikTok. Kamu bisa menjadi perantara antara pencipta konten di TikTok dan merek yang ingin bekerja dengan influencer itu.
Dari membuat perjanjian, menghubungkan kedua belah pihak, menjadi koordinator dan lainnya dengan membebankan biaya layanan untuk jasa ini.
4. Platform iklan Tiktok
Cara lainnya adalah dengan menggunakan platform iklan mereka. Sama seperti iklan Facebook dan Instagram, kamu dapat browsing memgenai, “iklan TikTok” dan mendaftar untuk bisa mengakses platform iklan mereka.
Ada baiknya kamu membuat beberapa iklan, menetapkan sejumlah anggaran untuk bereksperimen di sana dan lihat apa yang terjadi. Mungkin kamu dapat menjual lebih banyak produkmu karena telah mengiklankannya di TikTok!
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
Terkini
-
Simak Aturan Baru UTBK-SNBT 2026 Mengenai Lokasi Ujian dan Kuota Wilayah
-
5 Cushion SPF Harga di Bawah Rp100 Ribu, Murah dan Worth It
-
5 Body Mist Wardah Aroma Segar untuk Cuaca Panas, Bye-bye Bau Matahari
-
5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
-
4 Rekomendasi Sepatu Jalan untuk Plantar Fasciitis yang Stabil dan Nyaman
-
Nike Vomero Serinya Apa Saja? Ini 5 Pilihan Sepatu All Rounder Terbaik untuk Lari
-
7 Rekomendasi Pensil Alis Waterproof yang Tidak Luntur Meski Kena Keringat
-
Emansipasi Jadi Eksplorasi: Perempuan Ubah Arah Industri Perjalanan Global 2026
-
Cari Bedak SPF Murah? Ini 5 Pilihan yang Harganya di Bawah Rp50 Ribu
-
Uji Residu Pestisida hingga Alergen Jadi Kunci Produk Kuliner Tembus Pasar Global