Suara.com - Seorang pengguna TikTok mengajak pengikutnya untuk membuat kejutan saat kampanye Donald Trump di Tulsa akhir pekan ini. Menyadur CNN pada Kamis (18/06/2020) pengguna dengan akun Mary Jo Laupp ingin menyediakan 'tempat yang luas' bagi Donald Trump saat berkampanye.
Ia membuat konten yang mengajak 1000 pengikutnya untuk mendaftar acara tersebut tapi kemudian membiarkan tiketnya agar gedung auditorium kosong dan Trump berdiri sendiri disana.
"Semuanya yang ingin melihat auditorium dengan 19.000 kursi ini kosong, ayo pesan tiket sekarang dan tinggalkan ia berdiri sendirian di sana di atas panggung," ungkap Laupp di TikTok.
Langkah ini kemudian ditanggapi oleh banyak warganet dan ditonton 1,8 juta kali. Video wanita 51 tahun ini kemudian bergeser ke platform Twitter dan jadi viral.
Aksi ini bisa membuat pendukung Trump yang asli kehilangan kesempatan untuk melihat kampanye presiden secara langsung.
Namun sepertinya tim Donald Trump tak akan diam saja karena hingga saat ini mereka belum membatasi, berapa banyak orang yang bisa benar-benar mengakses tiket.
"Mereka melakukan ini sepanjang waktu. Mereka berpikir untuk mendaftar tiket dan akan meninggalkan kursi kosong," kata Erin Perrine, juru bicara kampanye Trump.
"Tidak sama sekali. Selalu lebih banyak permintaan tiket daripada kursi yang tersedia di rapat umum. Yang mereka lakukan hanyalah memberi kita akses ke informasi kontak mereka."
Laupp sendiri mengungkapkan rasa kecewanya karena Trump untuk mengadakan kampanye pertama dalam beberapa bulan sejak pandemi. A
Baca Juga: Kompak! Twitter, Facebook dan Instagram Hapus Video Kampanye Donald Trump
palagi kampanye ini bertepatan dengan Juneteenth yang merupakan hari libur untuk memperingati berakhirnya perbudakan di Amerika Serikat pada tahun 1865.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km