Suara.com - Lauk pauk pendamping nasi dan sayur tentu saja tidak melulu daging ayam atau sapi. Daging ikan sebenarnya juga nikmat dan bergizi untuk dikonsumsi.
Namun, tahukah Anda bahwa tidak semua jenis ikan baik untuk dikonsumsi secara terus menerus? Contohnya saja seperti yang dilakukan oleh warganet berikut ini.
Tampak tidak lazim, beberapa waktu lalu seorang warganet memamerkan lauk pauk pendamping sayur yang berupa ikan sapu-sapu.
Padahal, ikan sapu-sapu ini tinggal di air tercemar yang kemungkinan besar kurang baik jika dikonsumsi manusia secara rutin.
"Kemaren ikan mas, sekarang gurame," tulis akun Instagram @standupkomedi, dikutip Suara.com, Selasa (23/6/2020).
Ikan sapu-sapu tadi, sudah berwarna hitam kecokelatan seperti baru saja digoreng dalam minyak panas. Jika dilihat kembali, dua ekor ikan sapu-sapu ini hendak dijadikan lauk pendamping sayur dan nasi hangat oleh si pemilik.
Melihat penampakan ikan sapu-sapu dijadikan lauk pauk ini, tentu saja tidak sedikit warganet lain yang terkejut bukan main.
Saking kagetnya, mereka bahkan sempat memberikan berbagai tanggapan melalui kolom komentar.
"Wakakaka, yaelah, itu ikan pembersih aquarium," tulis salah seorang warganet.
Baca Juga: Terjebak Tak Bisa Mudik, Rizki Rayakan Lebaran Makan Ketupat Lauk Indomie
"Lumayan buat bersihin usus," imbuh warganet lainnya.
"Apa enak ya, makan ikan sapu-sapu?" timpal warganet lain bertanya.
"Gue pernah makan, rasanya enak, ada manis-manisnya gitu," ungkap warganet lain.
Hingga artikel ini ditulis, foto seseorang santap dua ikan sapu-sapu untuk dimasak dan disajikan dengan sayuran tersebut telah mendapatkan setidaknya 9 ribu likes dari warganet. Bagaimana, Anda tertarik untuk mencoba makan ikan sapu-sapu?
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali