Suara.com - Sesuai aturan protokol kesehatan yang ditetapkan Pemprov DKI Jakarta, pengunjung mal dibatasi hanya boleh 50 persen dari jumlah biasanya selama masa new normal.
Namun dengan luasnya area pusat perbelanjaan dan tingginya kegiatan keluar masuk orang di dalam mal, bagaimana memastikan jumlah pengunjung tidak melebihi kapasitas?
Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia Ellen Hidayat menyampaikan bahwa setiap mal pasti memiliki alat hitung pengunjung. Sehingga selama pandemi, jumlah pengunjung sebelum ada Covid-19 dikurangi hingga setengahnya.
"Setiap pusat belanja punya alat hitung disebut people counting. Jadi pada saat normal misalnya kurang lebih 60 ribu pengunjung per hari jadi kami hanya batasi sampai 30 ribu," jelas Ellen dalam virtual konferensi pers BNPB, Jumat (26/6/2020).
Terpenting, menurut Ellen, tidak terjadi penumpukan di mal juga di setiap toko yang ada.
"Ini kan ada pengunjung yang datang dan saat pulang. Jadi selama tidak ada antrean panjang atau penumpukan disuatu tenant dan tidak 50 persen itu untuk mal aman," katanya.
Ia menyampaikan, protokol kesehatan yang diterapkan sesuai dengan arahan Pemprov DKI Jakarta. Bahwa setiap pengunjung dan karyawan toko sebelum masuk ke area harus dicek suhu, cuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak.
Protokol yang sama juga diterapkan setiap kali pengunjung akan masuk ke toko. Namun terkait jenis usia, Ellen menyampaikan tidak ada batasan minimal maupun maksimal.
"Jadi untuk DKI Jakarta tidak ada batasan umur, mau sudah lansia atau di bawah 5 tahun. Semua boleh ke mal. Karena kami yakin semua keluarga tahu cara merawat kesehatan dan juga keamanan masing-masing. Di samping pusat belanja juga selalu menyediakan protokol kesehatannya," ucapnya.
Baca Juga: Social Distancing di Mal, Pria Ini Naik Elevator Sambil Ngangkang
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
6 Tips Feng Shui untuk Menjual Rumah, Cepat Laku dengan Harga Tinggi
-
Awas Tertipu, Begini Cara Membedakan Sunscreen Facetology Asli dan Palsu
-
Bukan Cuma Estetik, Begini Cara Memilih Lantai Rumah yang Awet, Aman, dan Minim Perawatan
-
Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
-
Pompa Air Nyala tapi Air Gak Keluar? Coba 6 Solusi Ini, Jangan Buru-Buru Panggil Teknisi
-
Panduan Memilih Sabun Cuci Muka Emina Sesuai Masalah Kulit: Mana yang Cocok Buatmu?
-
3 Sunscreen Anessa Paling Laris di Shopee, Favorit karena Ringan dan SPF 50
-
Dunia Kerja Berubah karena AI, Bagaimana Orang Tua Bisa Menyiapkan Anak Sejak Sekarang?
-
Cara Memanfaatkan Skincare yang Tidak Cocok di Wajah, Jangan Langsung Dibuang!
-
4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli