Suara.com - Ada berbagai macam cara yang bisa dilakukan untuk menarik perhatian si dia. Bahkan, beberapa orang punya trik tersendiri agar sukses PDKT.
Meski begitu, pria asal Jepang ini punya trik aneh untuk PDKT. Pria bernama Yoshito Harada tersebut dilaporkan suka merusak ban mobil.
Seperti dirangkum Japan Today dari SoraNews 24, ulah Yoshito Harada terkuak karena salah satu korban PDKT-nya merasa curiga.
Sang korban, yaitu wanita berusia 43 tahun, baru saja pulang dari supermarket di Prefektur Aichi pada 11 Juni silam. Saat menyetir mobilnya, wanita ini menyadari bahwa ban depannya telah kempes.
Wanita tersebut terpaksa berhenti di pinggir jalan. Ketika dia sedang memeriksa bannya, Yoshito Harada pun muncul untuk menawarkan bantuan.
Awalnya, wanita ini berterima kasih karena telah dibantu. Namun, dirinya tiba-tiba teringat akan insiden serupa yang terjadi tahun lalu.
Sang wanita pun akhirnya memutuskan melapor ke polisi. Setelah dicek, CCTV menunjukkan bahwa Yoshito Harada sebenarnya telah menyayat ban mobil wanita itu di lapangan parkir.
Harada sendiri mengakui bahwa dirinya memang telah merusak ban mobil wanita tersebut. Dia juga mengaku bahwa aksi itu dilakukannya agar bisa PDKT.
Insiden ini juga sukses mengejutkan warganet. Pasalnya, pada 2013 silam, seorang pria berumur 25 tahun diketahui pernah melakukan aksi serupa.
Baca Juga: Hujan Deras Semalaman, Jepang Dikepung Banjir dan Tanah Longsor
Benar saja, Yoshito Harada ternyata juga bertanggung jawab untuk kasus di 2013. Bahkan, pengacaranya menyebutkan bahwa Harada mungkin sudah merusak lebih dari 1.000 ban mobil demi PDKT.
Selama ini, Yoshito Harada bisa menghindari hukuman dengan cara memberikan kompensasi kepada korban sebesar 30.000 yen atau sekitar Rp4 juta.
Selain itu, dia juga setuju untuk dipasangi GPS agar bisa dimonitor oleh orang tuanya.
Tak cuma aneh, cara PDKT Yoshito Harada ini sama sekali tidak membuahkan hasil. Setelah bertahun-tahun, Harada tetap tidak punya kekasih.
Bahkan, Harada dikabarkan pernah menarget perempuan yang sama dua kali. Namun, dia tetap berakhir dilaporkan dan harus mengeluarkan uang kompensasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Lampu Emergency Tahan Berapa Lama? Ini Pilihan Bagus yang Awet 20 Jam
-
K-Beauty Makin Melokal, Hadirkan Shade Khusus untuk Kulit Perempuan Indonesia
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari 910 Nineten untuk Daily Trainer: Nyaman, Responsif, Harga Ramah
-
Hong Kong Masuk 2 Besar Destinasi Ramah Muslim Terbaik untuk Negara Non-OIC
-
Apa Perbedaan AC dan Air Cooler? Kenali Sebelum Membeli Pendingin Ruangan
-
Genset Diesel vs Bensin: Mana yang Lebih Efisien untuk Rumah Tangga saat Mati Listrik?
-
Akses Menjadi Hambatan Terbesar Literasi di Indonesia
-
6 Zodiak Ini Bakal Dapat Kejutan Besar di Bulan Juli 2026
-
Daripada Rugi karena Mati Lampu Bergilir, Ini 5 Genset Murah Cocok untuk Penghobi Ikan Koi
-
Beda Cushion Luxcrime Hijau dan Ungu: Ini Kandungan, Manfaat, dan Review Pengguna