Suara.com - Sepasang suami istri asal Kentucky, negara bagian Amerika Serikat, terpaksa memakai borgol elektronik lantaran menolak menandatangani perjanjian karantina sendiri setelah keduanya dinyatakan positif Covid-19.
Karyawan otoritas kesehatan dan petugas polisi muncul di rumah Elizabeth dan Isaiah Linscott di Radcliff, AS. Di bawah hukum Kentucky, mereka yang terinfeksi virus corona harus tinggal di rumah dan menghubungi otoritas kesehatan jika kondisinya memburuk. Namun Elizabeth tidak merasa nyaman menandatangani perjanjian untuk tidak keluar rumah.
"Jika saya harus pergi ke rumah sakit, saya tidak akan menunggu untuk mendapatkan persetujuan untuk pergi," katanya kepada LadBible dikutip dari Mirror, Selasa (21/7/2020).
Namun kemudian delapan pejabat yang berbeda muncul di depan pintu mereka.
"Lima mobil yang berbeda dan aku seperti, 'Apa yang sedang terjadi?' Orang ini dalam setelan memakai masker, itu adalah petugas kesehatan, dan dia memiliki tiga dokumen berbeda untuk kita. Untukku, dia dan putriku," kata Linscott.
Elizabeth keberatan dengan tindakan itu. Ia merasa keluarganya tidak melakukan tindakan krimknal.
"Kami tidak merampok toko, kami tidak mencuri sesuatu, kami tidak memukul dan lari, kami tidak melakukan kesalahan apa pun," ucapnya.
Para petugas itu kemudiam menempelkan borgol elektronik di pergelangan kaki mereka dan menetapkan sebagai tahanan rumah.
Perkembangan kasus di negara bagian Kentucky sendiri telah mencapai 23.742 orang dinyatakan positif mengidap Covid-19. Di antara mereka, 693 telah meninggal dunia.
Baca Juga: Mengharukan, Potret Anak Temani Ibunya yang Positif Covid-19 dari Jendela
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana