Suara.com - Terletak di bagian tersembunyi, bukan berarti perawatan kulit ketiak tidak penting. Sayangnya, selama ini ada beberapa kebiasaan yang bisa jadi justru tak baik untuk ketiak.
Merangkum Boldsky, berikut beberapa kebiasaan buruk yang sebaiknya ditinggalkan dalam merawat kulit ketiak.
1. Tidak melakukan eksfoliasi
Ketiak termasuk area tubuh yang paling rentan keringat sehingga ada banyak sel kulit mati dan kotoran yang perlu dibersihkan.
Membersihkan ketiak dengan hanya menggunakan sabun saja tidak cukup.
Kita juga perlu melakukan eksfoliasi. Dua kali sepekan, gunakan lulur lembut di area ketiak.
2. Mengabaikan pelembap
Sering mencabut dan mencukur bulu serta eksfoliasi membuat ketiap kering dan kusam. Penting untuk tetap menjaga kelembapan ketiak. Oleskan body lotion sebagai pelembap setiap hari setelah mandi.
3. Sering mencukur bulu ketiak
Baca Juga: 5 Cara Memutihkan Ketiak Hitam, Aman dan Praktis
Mencukur bulu pada dasarnya tidak baik untuk kulit ketiak yang sensitif. Jika benar-benar benci dengan rambut yang tumbuh di area itu, waxing lebih disarankan.
4. Penggunaan deodoran dengan kandungan alkohol
Selain membersihkannya secara rutin, periksa produk apa saja yang diaplikasikan pada ketiak. Deodoran dengan kandungan alkohol tinggi bisa menggelapkan kulit ketiak, membuatnya sangat kering dan seringkali dapat menyebabkan iritasi.
Jadi, jauhi deodoran tinggi alkohol, lebih baik beralih ke produk bebas alkohol. Selain itu saat menyemprotkan deodoran, pastikan untuk menjaga jarak 15 cm.
5. Meremehkan rutinitas perawatan kulit ketiak
Ketiak yang bersih dan indah tidak didapatkan secara instan. Artinya, bagian ini juga butuh rutinitas perawatan yang tepat.
Tidak ribet, kok. Kamu hanya perlu membersihkannya secara rutin, mengaplikasikan pelembap, dan eksfoliasi dua kali sepekan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Rektor Diberhentikan, 9 Dosen Di-PTDH, Ada Apa di Universitas PGRI Palembang?
-
5 Cara Pakai Air Mawar Viva untuk Bikin Wajah Glowing Maksimal
-
Tidak Semua Bentuk Tubuh Cocok dengan Celana Cutbray, Mitos atau Fakta?
-
Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
-
Penerima Banpres UMKM Bencana Sumatera Diprioritaskan Bagi Non-Nasabah Perbankan dan KUR
-
Anime Kagurabachi Tambah 2 Seiyuu Jelang Tayang April 2027, Ini Karakternya
-
Udaranya Sudah di Tingkat Berbahaya, Korban ISPA di Kalimantan Tembus Ratusan Ribu Jiwa
-
Leagua Cup 2026/2027 Satukan Dua Kasta, Erick Thohir Bicara Persaingan Klub Indonesia
-
Teras Rumah Jadi Kunci Sukses dan Kaya, Begini Cara Mengaturnya Menurut Feng Shui
-
Kevin Wu Tantang BPAD Buka Dokumen PKS Lapangan Padel Meruya: Jangan Kasih Karpet Merah!