Suara.com - Pekerjaan sebagai influencer merupakan salah satu impian anak muda zaman sekarang. Meski begitu, seorang influencer juga harus siap bekerja keras dalam mengelola banyak hal.
Ada kalanya, seorang influencer memutuskan untuk mengelola asisten pribadi. Belum lama ini, sebuah lowongan pekerjaan untuk menjadi asisten pribadi influencer pun viral.
Bukan karena memiliki tawaran yang menarik, lowongan pekerjaan itu viral karena syarat yang diberikan terasa tidak masuk akal.
Melansir The Sun, iklan lowongan pekerjaan itu dibuat oleh seorang influencer asal LA yang tidak disebutkan namanya.
Dalam lowongan pekerjaan yang diunggah di laman EntertainmentCareers.net tersebut, si influencer mencari asisten yang bisa memasak, membersihkan, dan siap sedia dalam 24 jam penuh.
Tidak hanya itu, influencer ini menekankan bahwa si asisten pribadi dilarang menunjukkan emosi selama bekerja.
Lowongan pekerjaan itu menjanjikan gaji sebesar USD 25-30 atau sekitar Rp 360-440 ribu per jamnya.
Si asisten juga diharap tidak akan terpengaruh oleh popularitas dan bisa tetap bungkam soal pekerjaannya.
Selain itu, asisten pribadi ini juga harus tinggal paling tidak 60 menit jauhnya dari si influencer, punya mobil, mau diminta mengantar klien ke mana saja, dan rela punya hari libur terbatas.
Baca Juga: Mirip Gilang Fetish Kain Jarik, Pria Ini Minta Video Penari Berkeringat
"Kau harus menjaga emosi dan masalah pribadimu jauh-jauh dari dunia ini. Kau akan berhubungan dengan banyak urusan pribadi lainnya," tulis lowongan pekerjaan itu.
"Kau harus bisa mengatasi ratusan tugas kecil dalam satu waktu. Kau harus bisa menjadi orang yang dingin, tidak punya emosi, mengatasi percakapan yang intens, dan bangkit dari kesalahan tanpa emosi," tambah lowongan itu.
Satu-satunya keuntungan yang didapat asisten ini adalah kesempatan untuk keliling dunia jika pandemi Covid-19 sudah berakhir. Namun, hal itu pun dilakukan dalam rangka bekerja.
Sejak dibagikan ulang di Twitter oleh akun @TaylorLorenz, iklan lowongan pekerjaan itu viral. Tidak heran, banyak warganet yang mengecam isinya.
"Bagian harus membangunkan klien sesuai jadwal dan menyiapkan kopi yang membuatku kesal. Kau juga dijadikan pelayan," tulis salah satu komentar.
"Ketika aku membaca sampai USD 25-30 per jam, aku tertawa," tambah yang lain. Wajar, gaji itu jauh lebih rendah dari upah minimum di Los Angeles.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Bukan Hanya Akademik! Inilah Cara Sekolah Siapkan Pemimpin Masa Depan Lewat Simulasi Sidang PBB
-
Apakah Cushion Bisa Menggantikan Foundation? Cek 5 Pilihan yang Minim Oksidasi
-
Lebih dari Sekadar 'Operasi Semut': Bagaimana Generasi Muda Dorong Ekonomi Sirkular Lewat Aksi Nyata
-
Perbandingan Perjalanan Mudik ke Bandung dengan Whoosh dan Kereta Api Jarak Jauh
-
Budget Terbatas, Mending Pilih Tinted Sunscreen atau Cushion?
-
7 Sepatu Lari Selevel Puma Deviate Nitro 4, Pas Buat Kejar Pace Cepat
-
5 Lip Balm dengan Aroma Buah untuk Remaja, Harga Tak Menguras Uang Saku
-
7 Sepeda Paling Ringan dan Nyaman, Pas Buat Gaya Hidup Sehat Ibu-ibu
-
Doa 'Allahumma Balighna Ramadan' dan Kumpulan Doa Bulan Ramadan
-
Terpopuler: Rekam Jejak Mohan Hazian, Ini Ramalan Keuangan Zodiak 11 Februari 2026