Lifestyle / Male
Rabu, 11 Februari 2026 | 07:14 WIB
Ilustrasi sedang berdoa (Freepik/jcomp)

Suara.com - Menjelang tibanya bulan suci Ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak permohonan kepada Allah SWT. Salah satu ungkapan kerinduan yang paling populer dipanjatkan adalah doa "Allahumma ballighna Ramadhan".

Doa ini mencerminkan rasa syukur dan harapan agar seorang mukmin diberikan usia yang berkah hingga dapat beribadah kembali di bulan yang penuh ampunan tersebut.

Bagi Anda yang bersiap menyambut bulan suci, berikut adalah panduan lengkap bacaan doa, mulai dari teks Arab hingga maknanya.

Doa Memohon Perjumpaan dengan Ramadhan

Doa ini lazimnya mulai dibaca sejak memasuki bulan Rajab dan Sya'ban sebagai bentuk persiapan spiritual.

Teks Arab:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِى رَجَبٍ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ
Teks Latin: Allahumma baarik lanaa fii Rajab wa Sya'ban wa ballighnaa Ramadhaan.

Artinya: "Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban dan perjumpakanlah kami dengan bulan Ramadhan."

Hukum Hadis "Allahumma Ballighna Ramadhan"

Baca Juga: Morazen Yogyakarta Rilis KURMA Vol.03, Buffet Ramadan Bertema Timur Tengah

Penting bagi umat Islam untuk memahami status landasan hukum dari doa ini. Melansir dari berbagai literatur hadis, riwayat doa ini bersumber dari Anas bin Malik yang mencatat kebiasaan Nabi Muhammad SAW saat memasuki bulan Rajab.

Namun, para pakar hadis seperti Ibnu Rajab, Syaikh Al-Albani, dan Syaikh Syu'aib Al-Arnauth mengategorikan hadis ini sebagai hadis dhoif (lemah).

Hal ini disebabkan adanya perawi bernama Zaidah bin Abi Ar Ruqod yang dinilai sering melakukan kekeliruan dalam periwayatan (munkarul hadits).

Lantas, bolehkah diamalkan?

Para ulama berpendapat doa ini tetap boleh dibaca sebagai bentuk permohonan kebaikan (fadhilah amal), asalkan tidak meyakini secara mutlak bahwa redaksi tersebut merupakan sunnah yang secara spesifik dicontohkan oleh Rasulullah SAW dengan sanad yang kuat.

Doa Menyambut Ramadhan

Selain doa di atas, terdapat beberapa alternatif doa lain yang memiliki sandaran riwayat yang baik untuk diamalkan:

1. Doa Memohon Keselamatan Beribadah

أَللَّهُمَّ سَلَّمْنِي لِرَمَضَانَ وَسَلَّمْ رَمَضَانَ لِي وَسَلَّمْهُ مِنِّي مُتَقَبَّلاً
Allahumma sallimnii li Ramadhaana wa sallam ramadhaana lii wa sallamhu minnii mutaqabbalan.

Artinya: "Ya Allah, selamatkanlah aku untuk bulan Ramadhan dan selamatkanlah bulan Ramadhan untukku, serta selamatkanlah Ramadhan dariku demi amal ibadah yang diterima." (HR. Thabrani).

2. Doa Saat Melihat Hilal

Ketika bulan baru (hilal) mulai tampak, Rasulullah SAW mengajarkan doa ketauhidan dan keamanan:

Allahu akbar, Allahumma ahillahu 'alaina bil amni wal imaani, wassalaamati wal islaami, wattaufiii limaa tuhibbu wa tardha, rabbunaa wa rabbukallahu.

Artinya: "Allah Maha Besar, Ya Allah tampakkan hilal itu kepada kami dengan membawa keamanan, keimanan, keselamatan, dan Islam..." (HR. Ad-Darimi).

3. Doa Memasuki Malam Pertama Ramadhan

Imam Ja'far Shadiq menyebutkan doa yang mengandung permohonan bantuan agar kuat menjalankan puasa:

Allaahumma fabaarik lanaa fi syahri ramadhana wa a'inna 'ala shiyamihi wa shalawatihi wa taqabbalhu minna.

Artinya: "Ya Allah, berkatilah kami di bulan Ramadhan, bantulah kami dalam menunaikan puasanya dan salatnya, serta terimalah amalan-amalan kami."

Kontributor : Rizqi Amalia

Load More