Suara.com - Kain Endek merupakan kain tradisional Bali yang digunakan dalam berbagai kesempatan. Sayangnya, pedagang mengatakan penjualan kaen endek menurun selama pandemi Covid-19.
Dilansir ANTARA, Ketut Srianti, salah satu pengusaha Endek di Kabupaten Klungkung, Bali, mengatakan penurunan terjadi secara drastis bahkan hingga 100 persen.
"Biasanya tuh nyari Endek dipakai kado, suvenir dan seragaman. Anak-anak muda juga gemar menggunakan Endek yang dipadukan menjadi kebaya dan untuk wisuda," kata Ketut Sriani.
Ia juga menyediakan produksi kain Endek rumahan yang dikerjakan oleh 70 orang pekerja, namun semenjak Covid-19 sebanyak 67 orang terpaksa dirumahkan dan hanya memperkerjakan tiga orang.
"Pekerjanya diberhentikan sejenak dulu karena saya tidak bisa bayar ongkos, tidak bisa beli bahan lagi, dan tidak bisa muter kain atau tidak jalan, begitu jadinya," ucapnya.
Ketut Sriani mulai merintis produksi kain Endek tersebut sejak tahun 2000 hingga saat ini. Berbagai kain Endek sudah diproduksi, mulai dari jenis tenun ikat bahan sutra, berbahan dasar csm, dengan motif polos, dan dobel ikat.
Pemasaran Endek juga dilakukan hingga ke wilayah Jakarta dan beberapa Kabupaten/kota di Bali, dengan menyasar anak-anak muda dan pegawai kantor.
Sriani menjelaskan sebelum Covid-19, penjualan kain Endek mencapai 200 potong kain dalam satu bulan, sedangkan tiga bulan terakhir di Tahun 2020, hanya ada 10 potong kain Endek yang laku terjual.
"Semenjak adaptasi normal baru ini, sudah ada permintaan seragam berbahan dasar Endek dari sekolah-sekolah dari Kabupaten Karangasem, Bangli yang rutin setiap tahun," katanya.
Baca Juga: Di Bali, Kain Endek Jadi Bahan Pembuatan Masker Hingga Aksesoris
Selama Covid-19 ini, sebenarnya tidak mempengaruhi daya tarik penggunaan kain Endek di Bali secara signifikan. Hanya saja perubahannya terjadi pada kuantitas produksi kain Endek.
Permintaan kain Endek dengan beragam kreasi menjadi daya tarik tertentu dalam dunia fashion kini. Sehingga para pengusaha dituntut kreatif dalam mengolah produksi kain Endek itu.
Tag
Berita Terkait
-
Menikmati Bali Lewat Seni yang Bicara tentang Semesta dan Jiwa
-
Indonesia Disebut 902 Kali dalam Epstein Files, Ada Jejak Skandal di RI?
-
Atasi Sampah di Bali, Menpar Widyanti Siap Jalankan Gerakan Indonesia Asri Arahan Prabowo
-
Benang yang Menjaga Hutan: Kisah Tenun Iban Sadap dari Jantung Kalimantan
-
Menpar Widiyanti Bantah Isu Bali Sepi Wisatawan, Ungkap Data 12,2 Juta Kunjungan di 2025
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
7 Lipstik 3in1 Praktis untuk Pewarna Bibir, Blush On, dan Eyeshadow
-
5 Rekomendasi Model Gamis Simple Tapi Mewah untuk Lebaran Idul Fitri 2026
-
Tren Warna Eksterior 2026: Dari Hijau Sage hingga Mocca, Mana yang Paling Cocok untuk Gaya Rumahmu?
-
Apakah Sepatu Running Bisa untuk Badminton? ini 5 Rekomendasi Sepatu Bulutangkis yang Nyaman
-
Apakah Sepeda Lipat Bisa Naik KRL? Cek 5 Rekomendasi Paling Kokoh yang Penuhi Syarat
-
5 Sepeda Tanpa Pedal untuk Melatih Keseimbangan Anak, Harga Murah Meriah
-
5 Ide Isi Hampers Estetik, Deretan Kue Kering Terpopuler yang Wajib Ada
-
Lontar dan Filosofi Kecukupan, Memahami Orang Sabu Lewat Sebatang Pohon
-
Kapan Batas Waktu Mengganti Puasa Ramadhan?
-
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya