Suara.com - DKI Jakarta jadi wilayah dengan tingkat pengumpul sampah plastik terbanyak di Pulau Jawa bagian barat. Lewat survei yang dilakukan Sustainable Waste Indonesia, pengumpulan sampah platik di ibukota mencapai 20,57 persen..
"Di Jawa bagian barat paling tinggi itu DKI. Jadi tingkat pengumpulan plastiknya sudah yang paling tinggi sebesar 20,57 persen," kata Direktur Sustainable Waste Indonesia Dini Trisyanti dalam webinar 'Selamat Kolaborasi Menuju Kehidupan Lestari', Rabu (19/8/2020).
Dini menjelaskan, dari 20,57 persen sampah plastik di DKI, itu berarti ada sekitar 4.525 ton sampah per bulan yang berhasil terkumpul di ibukota
Sementara di Jawa bagian Timur, Malang menjadi kota yang paling banyak mengumpulkan sampah plastik yaitu 21,15 persen dari atau setara dengan 1.021 ton per bulan.
"Kita coba memetakan di sini yang kemungkinan belum terjadi banyak pengumpulan ternyata di Jawa Tengah. Pengumpulannya paling kecil di antara yang lain," kata Dini.
"Kami hitung di wilayah urban pulau Jawa total pengumpulan plastik mencapai lebih dari 22 ribu ton per bulan, itu plastik saja," tambahnya.
Namun, angka itu dinilai masih sedikit. Lantaran hanya mencakup 11,83 persen jika dibandingkan dengan estimasi jumlah plastik yang dihasilkan oleh masyarakat urban di pulau Jawa . "Total estimasi jumlah palstik di jawa ada sekitar 189 ton per bulan. Sisanya sebesar 88,17 persen masih menuju TPA atau bahkan mungkin sebagiannya mencemari lingkungan," ujar Dini.
Ia menyampaikan bahwa pengumpulan plastik saat ini paling banyak dilakukan oleh pemulung. Meski pun saat ini terdapat berbagai program seperti Bank Sampah, kontribusinya masih di bawah 20 persen.
Dini menjelaskan, pengumpulan limbah plastik itu penting dilakukan agar sampah bisa didaur ulang sehingga terpakai kembali dan tidak mencemari lingkungan.
Baca Juga: Jaga Jarak Ketat, Sekolah Di Thailand Gunakan Kotak Plastik Transparan
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Niat Tarawih Sendiri di Rumah: Hukum, Bacaan, dan Tata Caranya
-
Jadwal Salat Lima Waktu di Jakarta Hari Ini, Buka Puasanya Jam Berapa?
-
6 Shio Paling Beruntung Hari Ini 23 Februari 2026, Apakah Ada Shio Kamu?
-
4 Zodiak Paling Beruntung 23 Februari 2026, Aquarius Hoki Berkat Satu Keputusan Ini
-
Apa Arti 2N+1? Istilah yang Muncul dalam Kontroversi Dwi Sasetyaningtyas LPDP
-
Kapan Batas Waktu untuk Sahur? Pahami agar Puasa Tetap Sah
-
BCA Tutup Jam Berapa Selama Ramadan 2026? Ini Jadwal Operasionalnya
-
Terpopuler: Arya Iwantoro Anak Siapa hingga Bolehkah Tidak Tarawih Karena Kerja Shift Malam?
-
Apakah Jam 19.00 Masih Bisa Sholat Maghrib? Ini Batas Waktu yang Shahih
-
Apakah Boleh Potong Kuku saat Puasa Ramadan? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasannya