Suara.com - Industri pariwisata Indonesia amat terpukul akibat pandemi Covid-19. Dan untuk merangsang kembali gairah wisata di masa adaptasi kebiasaan baru, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dan Indonesia National Air Carriers Association (INACA) resmi menandatangani kerjasama penyediaan paket perjalanan wisata yang terjangkau dan aman bagi wisatawan domestik.
"Ada dua hal yang harus diperhatikan kalau mau meningkatkan jumlah penumpang pesawat dan okupansi hotel di daerah wisata. Pertama, confidence (kepercayaan) masyarakat untuk kembali terbang bisa ditingkatkan dengan menjalankan protokol kesehatan. Kedua, dari sisi pricing harus terjangkau sehingga orang tertarik pergi karena tidak memberatkan," ujar Hariyadi dalam acara Penandatanganan Kerjasama INACA dan PHRI di Novotel Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Sabtu (29/8/2020).
Hariyadi, bos grup Sahid sekaligus pemilik jaringan hotel di Indonesia, menyebut solusi merangsang ekonomi dari wisata yaitu dengan membuat wisatawan berkegiatan menggunakan pesawat dan hotel.
Mengandalkan hidup dari pariwisata, Provinsi Bali jadi daerah yang paling terpukul. Ini juga yang akhirnya membuat INACA dan PHRI harus berkolaborasi menghadirkan paket menarik.
"Asosiasi hanya memberikan payung dan menjembatani. Nanti pembahasannya dilakukan masing-masing tim dari airline dan hotel. Kalau paketnya menarik dan harganya terjangkau, saya yakin bisa menggerakkan masyarakat untuk bepergian lagi," kata Ketua Umum INACA Denon Prawiraatmadja.
Lelaki yang juga CEO PT Whitesky Aviation itu mengatakan bahwa kerjasama ini termasuk dalam rangkaian Safe Travel Campaign yang akan terus dilakukan hingga akhir tahun 2020, menyambut libur akhir tahun.
Tantangan lain juga terjadi di Bali, misalnya saat long weekend 17 Agustus dan tahun baru islam lalu memang menunjukkan angka kunjungan yang signifikan.
Tapi sayang, setelah selesai, di saat weekday Bali kembali sepi dan kosong melompong.
Jadi, salah satu untuk menghidupkan kembali suasana weekday di Bali bisa dengan cara berinovasi membuat paket wisata menarik, seperti work from hotel, atau school from hotel sembari liburan bersama keluarga dan anak-anak.
Baca Juga: Amankah Wisata Bali Saat Pandemi Covid-19?
"Nantinya bukan tidak mungkin kegiatan Work From Home dan School From Home berganti jadi Work From Hotel dan School From Hotel, sambil liburan," kata Hariyadi.
Sementara itu, wisatawan Bali memang mayoritas didominasi wisatawan luar negeri 70 persen, dan sisanya wisatawan lokal hanya 30 persen. Ketika penerbangan internasional ditutup, yang merupakan jalur masuk utama, jadilah Bali terseok-seok. Bahkan menurut data Pemprov Bali, data perekonomian turun -10,89 persen.
"Di Bali, kapasitas kamar hotel yang tersedia ada 140.000. Sejak pandemi, yang tutup hampir 80 persen. Bayangkan saja, di Nusa Dua hanya ada 4 hotel yang buka. Akibatnya di kuartal II ekonomi Bali minus 10,98 persen," pungkas Hariyadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
Terkini
-
HUT ke-81 RI Makin Meriah dengan Promo Spesial BRI
-
Usut Korupsi Rp35,7 M, KPK Bedah Keuangan KSO Pembangun Gedung Pemkab Lamongan
-
Dukung Suasana Kegiatan Resmi, Pemprov Sulsel Jelaskan Alokasi Anggaran Sewa Tanaman Hidup
-
Semarak Kemerdekaan, Intip Promo Spesial BRI
-
Duka Bintang Persib: Rumah Orang Tua Saddil Ramdani Ludes Terbakar di Muna Barat
-
Rayakan HUT ke-81 RI, BRI Tebar Promo Spesial
-
Bukan Sekadar Warisan: Cara Anak Muda Ini Bikin Sektor Pertanian Terlihat Keren di Mata Gen Z
-
Kado HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Gubernur Khofifah Gratiskan Naik Trans Jatim pada 17 Agustus 2026
-
31 Gempa Susulan Guncang NTT, Masih Ada Warga Terjebak di Reruntuhan
-
Harta Kekayaan Ketua MA Sunarto yang Gajinya Disebut Prabowo Lebih Besar dari Ketua MA Singapura