Setelah check in tiket, saat itu juga oleh petugas maskapai penumpang kembali diminta memperlihatkan hasil rapid test. Berlanjut ke pemeriksaan metal detektor dan pemeriksaan suhu, setelahnya dipersilahkan menuju ruang tunggu pesawat.
Nah, sesaat sebelum memasuki pesawat, sambil memeriksa tiket petugas juga akan kembali memeriksa suhu tubuh sebelum penerbangan.
Protokol kesehatan di dalam pesawat
Pemandangan pertama saat memasuki pesawat adalah petugas yang mengenakan masker dan face shield. Penumpang yang masuk juga diberi jeda 30 detik antarpenumpang untuk masuk pesawat.
Agar tidak terjadi penumpukkan, antrean masuk pesawat bakal diklasifikasikan berdasarkan tempat duduk. Mereka yang duduk di bagian dalam dekat jendela akan dipersilahkan masuk lebih dulu. Setelahnya baru mereka dengan posisi duduk dekat koridor akan menyusul.
Uniknya, berdasarkan aturan dari pemerintah pesawat hanya boleh mengangkut maksimal 75 persen dari kapasitas. Inilah yang membuat bagian kursi tengah dari 3 kursi di pesawat diminta untuk dikosongkan sekaligus untuk jaga jarak.
Di sisi lain penumpang selama perjalanan sama sekali tidak diperbolehkan melepas masker, kecuali untuk makan dan minum.
Diklaim aman berkat teknologi HEPA system
Mungkin kita berpikir selama berjam-jam di dalam pesawat akan berisiko menularkan Covid-19 ke semua penumpang.
Asumsi tersebut dibantah langsung CEO Rumah Sakit Medistra, Dr. Dini Handayani, MARS, FISQua. Ia mengatakan bahwa sejak 2005 lalu, pesawat sudah dilengkapi dengan teknologi High Efficiency Particulate Air (HEPA), sebuah teknologi yang diklaim mampu memfilter udara.
"Filter ini membersihkan udara dari virus, kuman, dan partikel penyakit lainnya. Jadi digunakan di Rumah Sakit dan pesawat. Di ruang operasi, HEPA filter bekerja tiap 5 menit. Sementara di pesawat tiap 3 menit HEPA mengeluarkan udara di dalam kabin, dan menggantinya dengan udara dari luar. Jadi 99,99 persen HEPA ini efektif mencegah penularan Covid di pesawat," ujar Dr. Dini di Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, Jumat (28/8/2020).
Baca Juga: KPAI Buka Suara Terkait Kisruh Anjay dan Berita Hits Kesehatan Lainnya
Pernyataan Dr. Dini diperkuat oleh hasil riset terbaru yang dikeluarkan Massachusetts Institute of Technology (MIT) yang menemukan penularan Covid-19 kepada penumpang saat berada di kabin pesawat nyaris tidak ada.
"Riset MIT dilakukan sejak bulan Februari sampai awal Agustus kemarin. Hasilnya hanya 1 penumpang tertular Covid dari 4.300 penumpang penerbangan di Amerika Serikat yang disurvei. Artinya teknologi HEPA yang memfilter udara di kabin pesawat terbukti bekerja dengan baik," ungkap Dr. Dini.
Pembuktian terbang dengan pesawat juga semakin aman dijamin saat setelah dan sebelum penerbangan kata Dr. Dini pihak maskapai akan melakukan pembersihan tingkat tinggi. Di mana barang-barang yang pernah disentuh penumpang akan disemprot dengan disinfektan.
Ada juga, kata Dr. Dini, beberapa pesawat yang mensterilisasi pesawat dengan sinar UV setelah melakukan penerbangan, sehingga aman digunakan untuk penerbangan selanjutnya.
Pemeriksaan di bandara tujuan
Setelah tiba, jika sebelumnya penumpang bisa mengantre di koridor pesawat menunggu turun. Kini itu tidak bisa dilakukan untuk mencegah penularan dan protokol kesehatan.
Penumpang harus lebih sabar menunggu, biarkan penumpang di kursi paling depan yang turun lebih dulu. Satu penumpang diberi waktu 30 detik, sebelum penumpang lainnya keluar dari kursinya agar jaga jarak tetap berjalan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
Terkini
-
Dari Minuman Kekinian hingga Dessert Estetik, Ini Dia Tren Kuliner Viral 2025
-
Jadi Juara, ISI Jogja & SMKN 5 Denpasar Siap Tampil di Grand Final iForte National Dance Competition
-
Kenalan Apa Itu Transformasi Digital, dari Cara Kerja Manual ke Sistem yang Lebih Rapi
-
5 Hair Tonic untuk Atasi Ketombe dan Gatal, Kulit Kepala Jadi Lebih Sehat
-
5 Sepatu Jalan Lokal Murah Versi Dokter Tirta, Anti Pegal dan Kalcer Dipakai Bergaya
-
7 Rekam Jejak Dr Tyler Bigenho, Suami Aurelie Moeremans Ternyata Dokter Spesialis 'Kretek'
-
7 Sunscreen Tone Up di Indomaret untuk Cerahkan Wajah, Mulai Rp17 Ribuan
-
5 Cat Rambut yang Ampuh Tutupi Uban di Alfamart, Harga Mulai Rp14 Ribuan
-
5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
-
5 Merek Vitamin B Complex Terbaik untuk Jaga Energi dan Saraf Usia 45 ke Atas