Suara.com - Hingga saat ini pandemi virus corona masih belum juga usai. Beberapa negara bahkan masih melihat peningkatan kasus. Situasi ini membuat banyak ketidakpastian.
Kondisi tersebut yang belakangan membuat orang di India berbondong-bondong pergi ke peramal.
"Saat ini orang benar-benar takut dengan masa depan mereka," kata Sharma, seperti dilansir dari New York Post.
Menurutnya banyak orang meminta penerawangannya, soal bagaimana mereka bisa bertahan di tengah situasi pandemi Covid-19.
“Kapan pun pikiran kami benar-benar terganggu dan kami merasa cemas, kami datang ke sini,” kata Anju Devi, 52, yang bertanya kepada Sharma tentang bisnis putranya yang semakin menipis dan prospek pernikahan putrinya.
"Mereka yang mengalami depresi dan mengonsumsi obat-obatan, mereka merasa terangkat setelah datang ke sini dan itu membantu mereka keluar dari situasi itu."
Para astrolog India, pembaca telapak tangan, ahli numerologi, dan pembaca kartu tarot diperkirakan menghasilkan pendapatan ratusan juta dolar setahun. Biaya bervariasi dari sekitar RP25 ribu untuk sesi cepat hingga ratusan dan jutaan ribu.
Ajay Bhambi, peramal terkenal dan konsultan spiritual untuk politisi, bintang Bollywood, dan pemain kriket profesional, mengatakan bisnisnya telah meningkat 40 persen sejak wabah COVID-19.
“Anda menjaga harapan tetap hidup dan melihat apa yang sebenarnya disimpan untuk mereka di masa depan,” kata Bhambi, seorang pelanggan tetap di jaringan TV India. “Jika saya melihat sedikit sinar, maka saya dapat membuat gambar yang lebih baik untuk mereka.”
Baca Juga: Unik, Tempat Wisata Ini Hanya Terima Wisatawan yang Pernah Kena Covid-19
Dia memperkirakan krisis Covid-19 India akan meningkat secara signifikan mulai Maret dan seterusnya.
Yang pasti, tidak setiap mistik dibanjiri pelanggan. Misalnya, Kripajyoti Nisha Singla, seorang penyembuh kosmik yang juga mempraktikkan hipnoterapi, mengatakan dia telah membatalkan sesi karena kurangnya permintaan.
“Energi yang saya dapatkan adalah orang-orang menabung,” kata Singla. “Semua orang sangat mengkhawatirkan keuangan mereka, sangat tidak yakin tentang bagaimana mereka akan bertahan hidup” jika krisis virus korona meluas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
3 Kategori Usaha yang Tidak Didata di Sensus Ekonomi 2026, Apa Saja?
-
7 Sepatu New Balance yang Mengandung Kulit Babi, Cek Rinciannya Sebelum Membeli
-
Mengenal Beda Serum dan Ampoule, Tampak Sama tapi Fungsi Berbeda
-
Cara Mengisi Kuesioner Online Sensus Ekonomi 2026, Lengkap dengan Data yang Ditanyakan
-
2 Kulkas yang Tetap Dingin Saat Mati Listrik, Solusi Aman untuk ASIP hingga Usaha Frozen Food
-
Ciri-Ciri Petugas Sensus Ekonomi 2026 yang Asli, Wajib Tahu Sebelum Memberikan Data
-
Ditangkap Lagi, Ini Kontroversi 'VVIP' Richard Muljadi yang Sempat Joging Dikawal POM TNI
-
Siapa Sasaran Sensus Ekonomi 2026? Ini Daftar Lapangan Usaha yang Didata
-
Sensus Ekonomi 2026 untuk Apa? Ini Alasan Pemerintah Mendata Semua Jenis Usaha
-
Menghidupkan Kembali Taman Kota: Upaya Ayo ke Taman Ubah Cara Warga Memanfaatkan Ruang Publik