Suara.com - Beberapa kudapan asal Kota Pontianak, Kalimantan Barat, kini semakin dikenal dan mampu bersaing dengan penganan lain dari seluruh Indonesia di Jakarta. Salah satunya adalah Bakwan Juwarak yang sedang naik daun di Jakarta, setelah pisang goreng khas Potianak.
Bakwan Juwarak bahkan masuk Top 14 Digitarasa dalam program akselerasi khusus untuk pengusaha kuliner dari GoJek dan Digitaraya.
Founder Bakwan Juwarak, Wijy Wijaya menuturkan bahwa Indonesia terkenal kaya dengan aneka jajanan, dan bakwan adalah salah satu jajanan khas Pontianak.
Wijy memilih bakwan untuk usaha kulinernya di Jakarta dengan salah satu pertimbangannya, karena makanan berbahan dasar tepung dan aneka sayuran ini sangat familiar dengan lidah orang Indonesia.
"Bakwan asal Pontianak itu punya bentuk dan rasa yang khas. Bahkan untuk menjaga citarasa agar tetap menjadi bakwan yang autentik berasal dari Pontianak, beberapa bahan bakunya didatangkan dari Pontianak," ujar Wijy dalam disuksi daring, Sabtu (5/9/2020) dikutip Antara.
Sudah sekitar setahun Bakwan Juwarak hadir di Jakarta, tepatnya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.
Ia menerapkan standar kebersihan dan kesehatan yang tinggi agar Bakwan Juwarak tetap dikenal sebagai bakwan kelas premium.
Ia mencontohkan bahan baku air menggunakan air distilasi. "Tepung menggunakan tepung berkualitas tinggi. Untuk sayuran seperti kucai, menggunakan kucai khusus dengan kualitas terbaik. Dan yang paling penting, Bakwan Juwarak digoreng menggunakan minyak goreng sekali pakai dan 100 persen halal," urai Wijy.
Sedangkan untuk sambalnya, ia menggunakan jeruk sebagai pengganti cuka. Jadi, sambalnya dibuat sendiri bukan sambal botolan.
Baca Juga: Mirip Sel Virus, Penampakan Gorengan Bakwan Ini Bikin Heboh
Untuk kemasan, Wijy memilih besek guna mengurangi limbah plastik.
Digitarasa membuat Bakwan Juwarak semakin dikenal. Di ajang tersebut, para pelaku usaha kuliner terpilih yang potensial dibimbing dalam mengembangkan bisnis. Mulai dari manajemen operasional, pemasaran dan branding, pengembangan produk, hingga riset pasar.
Berita Terkait
-
Disamakan dengan Hewan, Uni Bakwan Roza Lisna Tersinggung Jadi Bahan Ejekan Dokter
-
Dokter Hilda Natalia Guyon Samakan Kreator Disabilitas dengan Hewan Peliharaan, Berujung Minta Maaf
-
Bakwan hingga Samosa, Gorengan Sayur Wajib untuk Buka Puasa
-
Resep Bakwan Protein ala Ashanty, Pakai Dada Ayam Mozzarella
-
Resep Bakwan Sayur Renyah, Takjil Gorengan Primadona untuk Buka Puasa
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI
-
Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa
-
Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib
-
Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu
-
Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya
-
Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal
-
Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
-
Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9