Suara.com - Ya, kita semua merindukan liburan di tengah pandemi ini. Entah sudah berapa momen long weekend ataupun libur panjang lainnya yang kita lewatkan gara-gara virus corona. Namun di satu sisi, kita juga menyadari bahwa virus ini masih belum bisa diberantas, sehingga sulit untuk mengetahui apakah aman untuk bepergian saat ini. Tetapi, beragam promo liburan yang menawarkan tiket murah berseliweran. Haruskah kita tergoda?
Dilansir dari Huffpost, menurut aplikasi pemesanan perjalanan Hopper di Amerika Serikat, harga penerbangan domestik untuk Natal 2020 telah turun 25% dibandingkan dengan 2019. Penurunannya mencapai rata-rata terendah baru, yaitu sekitar Rp 4 jutaan untuk tiket pulang pergi. Tentu saja, promo-promo ini dapat berubah saat mendekati musim liburan, dan harga mungkin akan kembali naik. Nah, kalau Anda tetap berencana memanfaatkan promo liburan dan membeli tiket murah yang ditawarkan, berikut hal-hal yang harus Anda perhatikan.
1. Teliti kebijakan pembatalan
Semua maskapai penerbangan dan hotel sedang berjuang saat ini. Untuk mendorong pemesanan, banyak yang tidak hanya menurunkan harga tetapi juga melonggarkan kebijakan pembatalan mereka. Tak sedikit maskapai atau hotel yang tak membebankan biaya pembatalan kepada pelanggan, atau mengubah tanggal perjalanan.
Meski begitu, bukan berarti hal ini membuat Anda akan segera mendapatkan refund dari pihak maskapai atau hotel. “Jika Anda membatalkan perjalanan, Anda kemungkinan besar akan menerima voucher untuk perjalanan di masa mendatang, dan bukan uang Anda yang sebenarnya kembali,” kata Ted Rossman, analis industri CreditCards.com.
Jadi, jika Anda setuju dengan voucher yang dapat digunakan di masa depan, silakan memesan tiket dari sekarang.
2. Waspadai cluster penyebaran virus corona
Situasi seputar pandemi terus berkembang. Jadi perlu diingat bahwa selalu ada kemungkinan wilayah yang Anda pikir aman, di masa depan ternyata mengalami lonjakan kasus Covid-19 yang tak terduga.
Juga, perhatikan bahwa ada sejumlah protokol kesehatan yang harus Anda ikuti saat penerbangan, ataupun di tempat-tempat wisata yang akan didatangi.
3. Perhatikan protokol kesehatan yang diterapkan
Keputusan untuk bepergian di masa pandemi ini bersifat pribadi, dan keputusan untuk memesan tiket murah dan memanfaatkan promo liburan ada di tangan Anda. Menurut Mollie Krengel, pendiri Wild Bum, situs online panduan perjalanan yang dikurasi, banyak orang tanpa risiko kesehatan yang besar merasa nyaman memesan perjalanan untuk liburan saat ini.
Namun, kata Krengel, Anda harus membuat keputusan berdasarkan tingkat kenyamanan Anda. Untuk perjalanan udara, dia merekomendasikan memilih maskapai penerbangan yang melakukan protokol pembersihan dengan baik.
Baca Juga: Rindu Liburan? Bisa Jalan-Jalan Virtual di TikTok, Lho
“Sebagian besar akomodasi juga mengambil tindakan pencegahan ekstra, tetapi tidak ada salahnya untuk mencari tahu sendiri informasi ini,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup