Suara.com - Berlibur ke Labuan Bajo, Anda tidak hanya akan mendapat pemandangan laut dan karangnya yang istimewa. Jika Anda senang aktivitas mendaki, Labuan Bajo punya beberapa pulau yang bisa dijelajahi. Salah satunya pulau Padar.
Di sana Anda bisa mendaki sejauh kurang lebih 400 meter dengan jalur yang didominasi tangga. Ada sekitar 800 anak tangga dengan pemandangan di kanan kiri berupa hamparan laut yang hijau juga pulau-pulau.
Saat kemarau, Pulau Padar akan terasa gersang. Sangat disarankan Anda memakai topi dan pakaian panjang saat berkunjung ke sana.
Baru mendaki sekitar 200 meter, Anda bisa melihat hamparan Pantai Pink atau Pink Beach yang ada di sisi kiri pulau Padar. Lautnya yang tenang, seakan memanggil untuk menyelam. Jalur terus didominasi tangga batu dengan dibuat sedikit berkelok.
Naik sekitar 300 meter ke atas lagi, Anda akan bertemu pohon Bidara di tengah-tengah yang sering menjadi tempat berteduh pengunjung. Pohon itu jadi satunya-satunya tempat berteduh untuk duduk.
Namun, untuk melindungi diri dari matahari yang menyengat, Anda juga bisa berlindung di balik batu-batu besar. Biasanya ini sekaligus jadi spot foto favorit kebanyakan orang. Pengunjung biasanya akan duduk di atas batu dengan latar foto berupa bibir sungai yang terbelah menjadi tiga dipisahkan oleh daratan, salah satunya pink beach.
Lokasi Pohon Bidara juga jadi batas jalur anak tangga. Sebagian pengunjung memilih tidak melanjutkan perjalanan dan tetap duduk di sekitar pohon sambil menikmati semilir angin dan suara deburan ombak yang terdengar samar.
Jika penasaran dengan puncak Pulau Padar, Anda sebenarnya hanya tinggal mendaki sekitar 100 meter. Jalur tak lagi tangga, tetapi pasir dan batu-batu kecil.
Menurut para pemandu wisata, jalur pulau Padar yang asli memang seperti itu, sebelum akhirnya dibuatkan tangga sekitar 4 tahun lalu karena jalurnya yang terlalu licin dan pernah membuat pengunjung jatuh.
Baca Juga: Kiat Labuan Bajo Tampil Sebagai Destinasi Wisata Super Premium di Indonesia
Namun jalur menuju puncak dibiarkan seperti aslinya lantaran terlalu kecil untuk dibuatkan tangga. Tak sampai lima menit, Anda bisa sampai ke puncak bukit Padar dengan hamparan tanah datar yang berpasir dan berbatu. Pulau Komodo makin terlihat jelas dari puncak.
Total pendakian hingga ke puncak Padar hanya memakan waktu sekitar 15-20 menit, tergantung berapa lama Anda beristirahat.
Oya, jangan lupa bawa minum karena cuaca panas, juga jalur yang terus menanjak tentu akan menguras tenaga. Tak ada warung di pulau Padar. Hanya ada satu penjual aksesori yang akan Anda temui sebelum pintu masuk.
Kalaupun ingin minum, di sini dijual buah kelapa yang masih utuh seharga Rp 40 ribu. Tapi jangan harap bisa menemukan minuman dingin, ya.
Jika berkunjung menggunakan jasa trip satu hari dengan kapal dari agen perjalanan, Pulau Padar jadi destinasi pertama yang akan dikunjungi. Sebab letaknya yang paling jauh dari Pelabuhan KP3 Labuan Bajo.
Perjalanan akan makan waktu kurang lebih selama 2,5 jam sampai 3 jam menggunakan kapal kayu. Atau kurang dari 2 jam dengan speed boat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan