Suara.com - Belakangan publik sempat digemparkan oleh video singkat seorang pria yang mempromosikan Odading Mang Oleh dengan cara nyentrik. Pembawaan pria bernama Ade Londok yang ngegas saat mencoba odading tersebut sukses merebut perhatian masyarakat.
Alhasil, kini gerobak sederhana Odading Mang Oleh setiap harinya dipenuhi oleh antrean pembeli. Tak hanya Odading Mang Oleh, belum lama ini ada trik pemasaran tak kalah nyentrik dari seorang penjual onde-onde.
Onde-onde sendiri, seperti yang telah banyak kita ketahui merupakan jajanan tradisional dengan cita rasa manis dan nikmat.
Jajanan tradisional ini punya tampilan khas, berbentuk bulat dengan taburan wijen di atasnya. Di bagian dalam onde-onde juga terdapat isian beruba bubuk kacang hijau yang nikmat.
Bicara soal onde-onde, belum lama ini warganet kembali dibuat takjub oleh strategi pemasaran yang dilakukan oleh seorang penjual.
Melalui sebuah tangkapan layar yang diunggah kembali oleh akun Twitter @FFOODFESS, penjual onde-onde tersebut tampak mempromosikan produknya dengan cara tak kalah nyentrik.
"Berbahagialah! Bila hidupmu diselimuti masalah, artinya kamu manusia. Daripada diselimui wijen, maka kamu adalah onde-onde. Monggo yang minat pesan 1 lusin free ongkir," tulis sang penjual.
Tentu saja, kalimat promosi super nyentrik yang dilakukan oleh penjual onde-onde ini sontak menjadi pusat perhatian warganet.
"S3 Marketing, gini aja bengek aku fess," tulis akun Twitter @FFOODFESS, dikutip Suara.com, Senin (21/9/2020).
Baca Juga: Typo Kurang Huruf M, Tulisan di Gerobak Pempek Ini Memicu Pikiran Ngeres
Beberapa warganet bahkan menanggapi tangkapan layar trik jitu penjual onde-onde pasarkan produknya tersebut melalui kolom komentar.
"Padahal aku bacanya udah serius, ternyata," sebut seorang warganet.
"S3 marketing Harvard ya begini bentuknya," imbuh warganet lain.
"Awokwokwok, bengek dong si mimin lihatnya," timpal warganet lainnya.
Wah, nyentrik juga, ya, cara penjual onde-onde ini promosikan produknya. Kalau kalian, punya cara anti mainstream apa untuk menggaet hati para pelanggan, nih?
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong
-
3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura
-
Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual
-
7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!
-
5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan
-
Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI
-
Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI
-
Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?
-
Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas
-
16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang