Suara.com - Susu sering dijuluki sebagai 'makanan lengkap' oleh ahli gizi di seluruh dunia, karena kaya akan protein, lemak, karbohidrat, semua vitamin dan berbagai mineral penting untuk menopang kehidupan dan menjaga kesehatan yang baik.
Tapi, kita semua tahu segelas susu juga tidak baik untuk kesehatan jika rusak dan basi.
Hal itu hanya akan membuat perut Anda sakit dan membuat Anda terburu-buru ke toilet sesekali. Jangan lupakan rasa dan aroma susu yang tidak enak yang akan memainkan perannya sendiri dalam menjadi perusak suasana hati yang mutlak.
Untuk itu penting untuk mencari tahu tanda susu sudah basi dan tidak lauak diminum. Dilansir dari Food NDTV, berikut ini beberapa sarannya.
1. Uji Bau
Tes utama dan paling sederhana untuk memeriksa apakah susu membusuk atau tidak adalah dengan menciumnya. Satu karton susu segar tidak akan memiliki bau yang tidak biasa. Bau yang tidak sedap merupakan ciri dasar dari susu
2. Periksa Konsistensi Dan Tekstur
Susu adalah cairan yang encer dan halus. Jika ternyata terdapat gumpalan atau berwarna kekuningan yang berbeda dari putih bersih, pertanda susu tersebut kurang segar atau layak dikonsumsi.
Untuk mengecek tekstur susu Anda bisa mencoba tes sederhana juga. Tuang sedikit susu ke dalam gelas, jika mulai mengental, atau mendapatkan tekstur dan konsistensi seperti yogurt atau keju cottage.
Baca Juga: Duh Bunda, Makan Diemut Bisa Bikin Gigi Anak Karies
3. Cek warnanya
Warna susu murni dan segar putih bersih. Bahkan warnanya agak kuning atau putih pucat; ada kemungkinan besar bahwa susu Anda tidak aman dikonsumsi.
Untuk memeriksa warnanya dengan lebih baik, Anda bisa menuangkan susu ke dalam gelas transparan dan mengamatinya terhadap cahaya. Jika warnanya tidak lain adalah putih, berarti susu Anda sudah busuk.
4. Periksa Apakah Susu Yang Ada Di Dalam Suhu Ruangan Terlalu Lama
Jadi, Anda telah memeriksa tanggal kedaluwarsa di bagian belakang karton Anda. Susu Anda masih bagus dua hari lagi untuk kedaluwarsa. Namun sudah mulai terasa, berbau dan terlihat aneh.
Bingung kenapa? Ini bisa jadi karena susu Anda berada terlalu lama di suhu ruangan. Pastikan, jika ASI ditaruh hanya pada suhu yang disarankan 39 derajat F (4 derajat C). Jika tidak digunakan, simpan susu kembali ke lemari es
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
-
Krisis Pakan Ternak Tiap Kemarau, Negara Diminta Tak Lepas Tangan Soal Infrastruktur Air
-
Timah Rakyat Kembali Diserap PT Timah, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Bangka Belitung?
-
Rayakan 30 Tahun Romanza, Maestro Tenor Andrea Bocelli Siap Guncang Jakarta dan Borobudur
-
5 Contoh Susunan Acara Maulid Nabi di Sekolah, Cocok untuk SD hingga SMA
-
Jika Aku Mereka: Melihat Dunia dari Sudut Pandang Penyandang Disabilitas
-
Menuju Piala Asia U-20 2027: Timnas Indonesia Ladeni Musuh Bebuyutan Malaysia
-
Di Balik El Nino 2026: Mengapa Indonesia Terancam Krisis Air dan Pangan?
-
Gempa Susulan di Flores Masih Akan Berlangsung 30 Hari ke Depan, Frekuensi Menurun
-
Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar, Eks Kakanwil DJP Mohamad Haniv Ditahan KPK