Suara.com - Asupan vitamin E bisa didapat dari mengonsumsi beberapa jenis makanan seperti minyak sayur, sayuran hijau seperti bayam, sereal dengan kandungan nutrisi tambahan, telur, hingga kacang-kacangan.
Meski begitu Medical Manager PT Darya-Varia Laboratoria Tbk dr. Michael Reo mengungkapkan bagaimana asupan vitamin E melalui makanan tidak mencukupi kadar yang dibutuhkan oleh tubuh.
Oleh sebab itu, banyak masyarakat mencoba mendapatkan tambahan asupan vitamin E dengan mengsumsi suplemen.
Kata Reo, suplemen vitamin E yang berasal dari bahan alami (d-alpha-tocopherol) seperti ekstrak biji gandum dan ekstrak biji bunga matahari, dua kali lebih baik diserap oleh tubuh dibanding vitamin E yang sintetis (dl-alpha-tocopherol).
"Penyerapan asupan vitamin E alami ini akan lebih nyaman dan efektif ketika dikonsumsi dalam bentuk kapsul lunak atau sering disebut soft capsule," kata Reo melalui siaran tertulis yang diterima Suara.com, Minggu (27/9/2020).
Diperlukan dosis yang aman dan efektif untuk mendapatkan manfaat vitamin E dalam memelihara kesehatan kulit dan menjaga daya tahan tubuh.
Misal kata Reo, vitamin E dengan dosis 100 IU (International Units) sangat direkomendasikan untuk mereka yang memiliki masalah kulit seperti kulit kusam dan berjerawat yang biasanya dialami pada usia di bawah 25 tahun.
Sementara itu, untuk mereka yang memiliki kulit yang mudah kering atau kering karena berbagai macam aktifitas padat di dalam dan di luar ruangan, dianjurkan untuk mengkonsumsi vitamin E dengan dosis 300 IU perbharinya.
"Kondisi kulit seperti ini biasanya dialami pada usia di atas 25 tahun," tambah Reo.
Baca Juga: Terbukti Lagi, Vitamin D Sangat Bermanfaat bagi Pasien Covid-19
Diketahui sebelumnya, dosis maksimal vitamin E per hari adalah 400 IU yang telah ditetapkan Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia atau BPOM.
"Jadi dapat disimpulkan bahwa vitamin E yang memiliki sifatanti oksidan yang kuat dan berperan penting dalam sistem daya tahan tubuh manusia, merupakan salah satu nutrisi esensial yang sangat dibutuhkan tubuh kita dalam memelihara kesehatan kulit dan menjaga daya tahan tubuh setiap hari, terutama di masa pandemi ini," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna
-
Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?
-
Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?
-
10 Cara Menyimpan Kue Lebaran Tetap Renyah dan Tahan Lama, Anti Melempem!
-
5 Cara Alami Usir Kolesterol usai Santap Sajian Lebaran, Simvastatin Minggir Dulu
-
Promo Indomaret Lebaran 2026 Lengkap: Diskon Biskuit Kaleng, Sirop, hingga Sembako
-
Hukum Menikah di Bulan Syawal, Benarkah Sunah? Begini Penjelasannya
-
Baju Lebaran Warna Putih Kena Noda Santan? Begini Cara Menghilangkannya
-
Staycation Lebaran Makin Seru! Intip Kemewahan Baru Mercure Jakarta Grogol yang Penuh Sentuhan Lokal
-
Anti-Mainstream! Coba Resep Puding Susu Karamel Ini untuk Maniskan Momen Lebaran Keluarga